Tekanan Angin Ban Motor Harus Dikurangi saat Musim Hujan, Benar atau Tidak?

Benarkah tekanan angin ban motor harus dikurangi saat musim hujan

Jum'at, 08 Januari 2021 20:15
Tekanan Angin Ban Motor Harus Dikurangi saat Musim Hujan, Benar atau Tidak? Pemotor saat hujan (Visordown)

Editor : Ahmad Muzaki

Otosia.com - Ban menjadi salah satu komponen vital pada sepeda motor. Oleh sebab itu, ban harus selalu diperhatikan, termasuk tekanan anginnya. Pasalnya tekanan angin bisa mempengaruhi keselamatan dan kenyamanan berkendara.

Terkait hal itu, lantas apakah benar tekanan angin ban pada sepeda motor harus dikurangi saat musim hujan? Berikut ini ulasan lengkapnya yang dilansir dari laman Federal Oil.

 

1 dari 2 Halaman

Pada dasarnya tekanan angin yang tinggi membuat cengkraman ban ke aspal semakin tipis. Sehingga ban akan semakin mudah tergellincir.

Dan ketika musim hujan atau turun hujan hingga aspal tergenang, Otolovers tak perlu mengurangi tekanan angin. Meskipun cengkraman ban ke aspal lebih besar jika dikurangi, namun hal tersebut juga cukup berisiko. Sebab saat pemotor bermanuver dengan kecepatan tinggi risiko tergelincir semakin besar. Lantaran permukaan ban lebih rata antara tengah, kanan, dan kiri.

2 dari 2 Halaman

Lebih baik para pemotor memberikan tekanan angin yang stabil atau sesuai dengan anjuran tekanan angin dari pabrikan motor. Kondisi seperti ini tetap berlaku meskipun saat panas atau turun hujan.

Terkait cengkraman ban saat di jalanan basah, sebetulnya sudah diatasi dari batik ban. Hal itulah yang sebenarnya dapat mencegah motor tergelincir saat bermanuver.

Oleh sebab itu, saat musim hujan sebaiknya lebih memerhatikan tingkat kedalaman batik ban daripada tekanan angin.

(kpl/ahm)

KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami