Tangan Dingin Builder PKC Sita Perhatian Menteri Tenaga Kerja

Dunia motor custom dalam beberapa tahun terakhir terus tumbuh. Geliat custom culture di indonesia turut mendorong bermunculannya rumah-rumah modifikasi sepeda motor, termasuk di dalamnya industri apparel dan aksesoris motor custom.

Rabu, 27 Juni 2018 18:15
Foto: Nazar Ray
Editor : Cornelius Candra
Reporter : Nazarrudin Ray

Otosia.com - Bahkan geliat industri custom turut mengundang perhatian presiden Jokowi. Sang presiden pun dengan bangga membeli dan menaiki motor custom garapan builder dalam negeri.

Lain Jokowi, lain pula para pembantu presiden. Salah satu bengkel modifikasi yang ikut memancing perhatian menteri Tenaga Kerja, Hanif Dhakiri adalah Puspa kediri Custom (PKC). Hanif Dhakiri pun ikut terpikat dengan potensi serapan tenaga kerja di industri ini dengan menyambangi PKC untuk melihat karya-karyanya beberapa waktu lalu.

Sebenarnya nama PKC dikalangan pecinta motor custom bukanlah hal asing. Cukup banyak karya-karya brilian yang lahir dari bengkel ini. Tidak sedikit pemilik motor pun yang melakukan restorasi di PKC dengan transformasi konsep yang beragam.

Sang builder PKC, Aris, mengaku jatuh bangun mendirikan usaha rumah modifikasi ini. Awalnya builder ini adalah ahli bubut di salah satu bengkel. Berkat pertemuannya dengan Aya, lantas berdirilah PKC tahun 2006 yang pada gilirannya memberi warna bagi industri custom Tanah Air. Sederet prestasi pun ditorehkan PKC dalam event-event motor custom, baik di dalam negeri maupun mancanegara .

Tak tanggung-tanggung, karya yang cukup menyita perhatian di awal berdiri terbilang nyeleneh, yakni mesin mazda kotak sabun dikawinkan dengan sasis BMW.

"Mesin mobil Mazda atau dikenal orang sebagai mobil kotak sabun menjadi awal motor custom kami, dengan menggunakan sasis BMW. Tapi sayangnya motornya sudah gak ada lagi," beber Aris.

Sejalan tumbuhnya peminat motor custom, mau tidak mau PKC menambah sumber daya manusia (SDM) untuk memenuhi kebutuhan dan permintaan pecinta custom. Alhasil kini PKC diperkua 4 orang punggawa yang punya keahlian di bidangnya. Tercatat ada Aya selaku pemilik, Aris sang builder, Agus dan Wahyu yang berurusan dengan painting atau pengecatan.

"PKC saat ini diperkuat 4 orang yang punya keahlian di bidangnya. Semua pengerjaan bisa dilakukan mulai dari pembuatan rangka, tangki, cat, dan lainnya," beber Aris seraya menyebut untuk knalpot dan pelek masih berasal dari luar bengkelnya. "Kalau knalpot bukan gak bisa buat, tapi karena gak kepegang."

Beberapa karya PKC menuai pujian lantaran penggarapan yang apik dan sesuai kebutuhan yang diinginkan konsumennya. Namun, selain detail, kerapihan, dan kenyamanan, unsur safety tetap menjadi perhatian PKC.

"Sebelum dibawa customer buat kontes, kerapihan motor dan kenyamanan dalam berkendara sudah menjadi yang utama bagi kami," beber Aris.

Untuk penggarapan, Aris mengaku tidak asal bikin dan tidak mau membuat konsumennya tidak ada pilihan. Sistem order yang pertama dilakukan adalah membicarakan konsep motor yang akan dibuat bersama konsumennya.

Misalnya, saat konsumen ingin melakukan custom mereka harus menyempatkan waktu untuk menyesuaikan tinggi setang dan posisi duduk sebelum masuk tahap berikutnya.

"Seperti ini mejadi sesuatu yang sulit ketika untuk mendapatkan kenyamanan, kita dihadapkan pada terbatasnya waktu konsumen untuk datang. Karena tidak bisa melalui HP atau alat komunikasi lainnya," terangnya.

Penggarapan motor dengan konsep broadtracker dan chopper menjadi suatu keahlian yang disukai oleh Aris selaku builder. Namun, konsep lainnya juga sering dikerjakannya. Menariknya, dengan keahlian SDM-nyaa, Aris mengaku beberapa konsumen dari PKC juga tidak sedikit berasal dari bengkel-bengkel custom lainnya.

"Intinya semua motor kami terima, mau Jepang, Eropa atau Amerika. Namun untuk waktu pengerjaan biasanya makan waktu sekitar 2-3 bulan. Tapi ini juga tergantung antrian. Soal harga, itu relatif, tergantung customnya mau seperti apa. Berhubung adanya SDM, jadi kami bisa membuat dengan cara handmade. Selain itu, kalaupun ada keluhan juga bisa ditangani secara langsung," tegas Aris.

PKC sendiri bermarkas di Jl. Rambutan No. 54, RT/RW 9/11, Desa Jati Mekar, Kecamatan Jati Asih, Bekasi Selatan.

BACA INI JUGA DONG OTOLOVERS

(kpl/nzr/crn)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami