Takut Capek Nyetir Saat Mudik 2018, Begini Cara Bagi Waktunya

Supaya tidak terlalu capek (fatigue) dan stres berat, pengaturan waktu pun dibutuhkan, seperti dijelaskan oleh pegiat keselamatan berkendara Robby Prakoso.

Sabtu, 09 Juni 2018 10:15
Ilustrasi: Littlensons.com
Editor : Cornelius Candra
Reporter : Dimas Wahyu

Otosia.com - Pulang kampung dengan membawa mobil pribadi sering kali menjadi cara yang digunakan. Tujuannya supaya mobil juga bisa dipakai di kampung halaman atau artinya memudahkan mobilisasi.

Namun, berkendara pulang kampung jelas beda kondisinya dibanding saat berkendara di dalam kota. Perjalanannya bisa makan waktu 6-7 jam atau bahkan lebih karena jaraknya yang jauh.

Apesnya lagi, mudik makin bikin capek karena tiba-tiba terjebak kemacetan. Entah saat berangkat di dalam kota, atau di tol, pintu keluar tol, rest area, atau lainnya.

Supaya tidak terlalu capek (fatigue) dan stres berat, pengaturan waktu pun dibutuhkan, seperti dijelaskan oleh pegiat keselamatan berkendara Robby Prakoso.

"Kondisi pengemudi kalau dua kali lebih capek daripada biasanya, kita maintain supaya tidak terjadi fatigue," kata dia.

Tiap empat jam, kata dia, pengemudi break dulu selama 20 menit. Waktu empat jam untuk mengemudi dirasa sudah cukup untuk memenuhi waktu perjalanan ataupun maksimal dalam hal fisik pengemudi.

Dengan rumus dasar itu, pembagian waktu pun masih bisa disesuaikan. Perhitungan yang sama bisa diperkecil dengan pembagian yang sama sehingga pada intinya pemanfaatan waktu berlaku secara ideal dan kita tidak kelamaan di jalan.

"Lebih ideal lagi, tiap empat jam kan 20 menit. Kalaupun 2 jam sudah fatigue, boleh istirahat 10 menit. Jadi total waktu yang dibutuhkan tetap sama," kata dia.

YUK MULAI SIAP-SIAP MUDIK!

(kpl/why/crn)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami