Taktik Atasi Kendala Ekspor-Impor Motor 250 cc

Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Gunadi Sindhuwinata mengatakan bahwa dalam hal ini, ada taktik atau cara yang akan dijalankan.

Senin, 14 April 2014 09:00
Motor 250 cc diberikan solusi atas kendala ekspor impornya (Ilustrasi foto: Nazar Ray)
Editor : Fajar Ardiansyah

Otosia.com - Ekspor sepeda motor Indonesia masih terkendala sejumlah hal. Walau sudah berjalan, ada satu batu sandungan bahwa negara-negara yang menjadi sasaran pasar ekspor Indonesia pada umumnya bisa membuat sepeda motor serupa.

Namun, Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Gunadi Sindhuwinata mengatakan bahwa dalam hal ini, ada taktik atau cara yang akan dijalankan.  

"Jadi untuk menambah model, itu diadakan pertukaran," ujarnya.

Hal yang sama diutarakan oleh Freddyanto Basuki, Dept Head of Public Relation Kawasaki Motor Indonesia. Kawasaki sendiri membangun pabrik baru untuk memproduksi Ninja RR Mono. Walau sama-sama 250 cc, perbedaan yang ada akan dijadikan nilai jual sehingga terjadi pertukaran ekspor dan impor produk.

"Thailand kan bikin Ninja 250. Mereka ekspor ke kita. Nah kita punya Ninja RR Mono," ujarnya. 

Sebagai gambaran, jumlah ekspor sepeda motor pada tahun lalu disebut sebanyak 600.000 unit. Angka ini diharapkan bertambah dengan adanya skema pertukaran itu, ditambah dengan datangnya investor untuk membangun fasilitas produksi sehingga menghasilkan produk "made in Indonesia".

BERITA UNIK DAN MENARIK LAINNYA

(kpl/why/fjr)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami