Taksi Online dan 3 Hal Ini Kikis Bisnis Suku Cadang?

Pendapatan pemasok otomotif global terus berlanjut di tingkat rekor di tahun 2017. Namun, keberadaan disrupsi di industri akan memaksa pemasok untuk mengubah model bisnis mereka.

Jum'at, 29 Desember 2017 12:15
Ilustrasi Suku Cadang (Foto: Nazar Ray)
Editor : Ahmad Khoirudin
Reporter : Nazar Ray

Otosia.com - Pendapatan pemasok otomotif global terus berlanjut di tingkat rekor di tahun 2017. Namun, keberadaan disrupsi di industri akan memaksa pemasok untuk mengubah model bisnis mereka.

Pendapat itu disampaikan dalam "Global Automotive Supplier Study 2018" oleh konsultan global Roland Berger dan Lazard, walaupun industri pemasok otomotif global terus berkembang di tahun 2017.

Disrupsi itu disebabkan oleh empat megatrend, bisnis shared mobility, ride sharing, atau akrab dengan sebutan taksi online, autonomous driving, digitalisasi, dan elektrifikasi yang terus meningkat.

Pada 2017, industri pemasok global diperkirakan akan memperoleh kenaikan pendapatan sekitar 3 persen dibandingkan tahun 2016, serta dapat mempertahankan tingkat profitabilitas dengan marjin EBIT earnings before interest, tax, depreciation and amortization atau EBITDA), rata-rata sekitar 7,3 persen.

Sementara itu, volume telah mencapai tingkat rekor, pertumbuhan global akan melambat di beberapa daerah, dengan produksi kendaraan ringan di Amerika Utara diperkirakan menyusut 3 persen menjadi 17,4 juta unit pada 2017.

Untuk tahun 2018, para pemasok diduga akan menikmati pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan, tetapi pada kecepatan yang lebih lambat, sambil mempertahankan margin EBIT yang stabil.

"Secara umum, sentimen positif tercermin dalam tingkat penilaian pemasok yang masih dapat diperdagangkan di atas rata-rata jangka panjang mereka. Namun, empat megatrend di industri otomotif menyebabkan disrupsi di semua domain pemasok," kata Christof Söndermann, Direktur di Lazard.

Dalam paparannya, model usaha shared mobility (seperti ride ride sharing) akan mengganggu perusahaan kepemilikan mobil, mobilitas pribadi, dan logistik barang.

Sementara itu, perkembangan kendaraan autonomous terus meningkat, sedangkan digitalisasi dalam hal kecerdasan buatan (artificial intelligence) menawarkan berbagai kemungkinan yang hampir tak terbatas.

Adapun momentum untuk elektrifikasi sedang dibangun oleh para regulator serta OEM, sementara kemajuan teknologi semakin meningkat.

"Pergeseran teknologi mengharuskan pemasok untuk berinvestasi secara substansial baik terhadap teknologi lama maupun baru secara bersamaan karena keuntungan dari investasi teknologi baru tidak menentu," kata Martin Tonko, Presiden Direktur Roland Berger di Indonesia.

Ragam News Menarik Lainnya

(kpl/nzr/rd)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami