Tak Sembarangan Bikin Klub Harley Owners Group

Komunitas atau klub motor besar atau lebih dikenal sebagai moge telah tumbuh sejak lama di Tanah Air. Salah satunya adalah Harley Owners Group Jakarta Chapter, yang berdiri sejak tahun 1998. Harley Owners Group Jakarta Chapter atau H.O.G JC resmi dipimpin oleh Direktur pertamanya, Tito Sulistio, pada tahun yang sama.

Senin, 25 September 2017 12:45
Foto: HOG Jakarta Chapter
Editor : Ahmad Khoirudin
Reporter : Nazar Ray

Otosia.com - Komunitas atau klub motor besar atau lebih dikenal sebagai moge telah tumbuh sejak lama di Tanah Air. Di Jakarta sendiri setidaknya ada lebih dari 100 komunitas atau grup motor besar.

Salah satunya adalah Harley Owners Group Jakarta Chapter, yang berdiri sejak tahun 1998. Harley Owners Group Jakarta Chapter atau H.O.G JC resmi dipimpin oleh Direktur pertamanya, Tito Sulistio, pada tahun yang sama.

Hingga kini, telah sembilan orang biker pernah memimpin grup yang namanya tercatat di H.O.G internasional ini. Grup ini pun berkembang semakin besar. Dari yang awalnya dimulai dari 10 orang pendiri, kini anggota H.O.G JC telah mencapai lebih dari 4.000 orang. Grup yang memiliki tiga kegiatan utama berupa gathering, touring dan charity menjadi salah satu perkumpulan biker moge terbesar dan ternama di Indonesia.

"Yang dinamakan Harley Owners Group adalah klub yang hanya bisa berdiri di bawah Dealer resmi Harley-Davidson," kata Suherli, Director H.O.G Jakarta Chapter. H.O.G tidak bisa serta merta didirikan. H.O.G sendiri adalah milik Harley Davidson Motor Company atau HDMC. "Hanya melalui dealer lah, H.O.G dari setiap negara berkomunikasi dengan HDMC, serta anggotanya otomatis tercatat sebagai member H.O.G internasional," jelasnya lagi.

H.O.G JC awalnya berdiri di bawah Dealer Harley-Davidson sebelumnya, yaitu Mabua Harley-Davidson. Namun ketika Mabua Harley-Davidson tutup pada sekitar tahun 2015, otomatis H.O.G tidak lagi memiliki naungan.

"Saat itu, mengikuti peraturan yang berlaku dari Harley-Davidson Motor Company, H.O.G Jakarta Chapter harus segera memutuskan untuk mencari dealer partner yang baru. Apalagi HDMC memutuskan untuk tidak memperpanjang registrasi H.O.G JC di HDMC," tutur Sahat Manalu, Director H.O.G Jakarta Chapter selama dua periode yaitu sejak tahun 2013 hingga 2017. Otomatis sejak tutupnya Mabua Harley-Davidson, H.O.G JC tak lagi dapat berhubungan dengan HDMC. Pasalnya, komunikasi hanya dapat dilakukan via dealer resmi.

Ketika itulah, Sahat Manalu dan Suherli, yang saat itu masih menjabat sebagai Director dan Assistant Director H.O.G JC berupaya agar komunitas berlambang burung Elang ini serta anggotanya tetap terdaftar di H.O.G internasional dan tetap exist di Indonesia.

"Saat itu H.O.G JC sudah berdiri selama lebih dari 15 tahun, dan anggotanya sudah biasa bernaung melakukan hobi motor bersama di bawah H.O.G JC. Ribuan orang anggota telah berkegiatan bersama di dalamnya. Sudah tak terbilang jumlah kota, bahkan negara, yang kami jelajahi bersama. Kami sudah 'tumbuh' bersama dalam klub ini, satu sama lain sudah bagaikan saudara. Kami tidak bisa melihat HOG JC hilang," papar Suherli.

Untuk itu, setelah melalui berbagai pertimbangan termasuk restu dari keluarga besar H.O.G JC dan keluarga masing-masing, kedua biker senior inipun mengajukan permintaan untuk menjadi Dealer motor legendaris ini. Harapan ini pun bersambut. Pada akhir 2016, berdirilah Anak Elang Harley-Davidson of Jakarta, dealer resmi Harley-Davidson. Dealer ini membuka showroom Harley-Davidson Indonesia terbesar dan terlengkap di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Upaya Suherli dan Sahat, yang didukung oleh para biker H.O.G, berhasil.

Sesuai dengan peraturan yang ditetapkan oleh HDMC, H.O.G dapat terus mengacu pada H.O.G Internasional. Namun dikarenakan terdapat empat dealer resmi Harley-Davidson di Indonesia, dengan dua di antaranya berada di Jakarta, maka nama H.O.G Jakarta Chapter tak dapat lagi digunakan.

Setelah sempat digaungkan pada bulan Juni 2017, secara resmi pada hari Minggu, 24 September 2017, bertempat di Jenja, Cilandak Town Square, Jakarta Selatan, dilakukan peluncuran atau transformasi nama Harley Owners Group Jakarta Chapter menjadi Harley Owners Group Anak Elang Jakarta Chapter Indonesia.

Tampak hadir para founder dan sosok panutan H.O.G Jakarta Chapter, seperti Cornelio Vega, Eddy Kuntadi, Yukio Sujatim Martokoesumo, Herman Herry, serta Prima Baskoro. Dengan transformasi nama ini, seluruh atribut H.O.G JC tetap digunakan dalam H.O.G Anak Elang Jakarta Chapter.

"H.O.G Jakarta Chapter berkesinambungan dengan H.O.G Anak Elang Jakarta Chapter. Apapun yang ada di H.O.G Jakarta Chapter adalah H.O.G Anak Elang Jakarta Chapter. Demikian juga sebaliknya. Semoga Anak Elang ke depannya sayapnya makin lebar, terbang makin tinggi, dan semua member merasakan kebahagiaannya," kata Suherli dalam sambutannya.

"Kami semua sangat mencintai grup yang telah menemani kami bermotor, khususnya motor Harley-Davidson. Sudah ribuan biker merasakan kehadiran H.O.G Jakarta Chapter Indonesia," timpal Herry Bachtiar, Assistant Director H.O.G Anak Elang Jakarta Chapter Indonesia.

Kegiatan Menarik Komunitas Motor Lainnya

(kpl/nzr/rd)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami