Tak Saling Kenal, Seorang Pemotor dan Pengidap Gangguan Jiwa Duel Pakai Sajam

Tak terima dilirik, seorang pengidap gangguan jiwa tikam pemotor

Kamis, 28 Mei 2020 20:00
Tak Saling Kenal, Seorang Pemotor dan Pengidap Gangguan Jiwa Duel Pakai Sajam Ilustrasi Garis Polisi. ©2015 merdeka.com/afif

Editor : Ahmad Muzaki

Otosia.com - Seorang pengendara motor dan pengidap gangguan jiwa tewas setelah keduanya duel pakai senjata tajam. Kejadian tersebut terjadi di Sunggal, Deli Serdang, Sumut, Kamus (28/5) siang tadi.

Melansir Merdeka.com, berdasarkan informasi dihimpun, duel terjadi di Jalan Sei Mencirim di depan Gang Datok, Paya Geli, Sunggal. Kedua orang yang tewas yakni Kiki Barong (38) dan seseorang yang diduga berinisial A.

Keduanya tewas di teras rumah warga. Di tubuh Kiki dan A terdapat luka tusukan dan sabetan senjata tajam. Bahkan pisau masih menancap di bawah ketiak salah satu korban.

"Ini adalah perkelahian satu lawan satu antara inisial K dengan satu lagi berinisial A, di mana mereka ini diduga salah satunya mengalami gangguan jiwa," kata Kapolsek Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi.

1 dari 2 Halaman

Kronologi lengkap kejadian ini belum diketahui pasti. Namun menurut keterangan warga, A sebelumnya mengendarai sepeda motor melintas di kawasan itu. Ada yang menyebut Kiki tidak senang dilirik sehingga langsung menikam A.

Tikaman pertama mengenai tangan A. Selanjutnya terjadi perkelahian satu lawan satu dengan menggunakan senjata tajam.

''Ternyata dua-duanya membawa senjata tajam dan tidak saling mengenal satu sama lain, sehingga terjadi perkelahian di antara mereka berdua dan akhirnya kedua tewas" sebut Yasir.

2 dari 2 Halaman

Yasir menambahkan jika pihaknya masih menyelidiki kasus ini. Berdasarkan informasi Kiki sedang alami gangguan jiwa. Polisi pun sudah cek rumahnya dan didapati sudah tak layak huni.

"Informasi yang kita dapatkan dari masyarakat sekitar bahwa yang bersangkutan sering membawa senjata tajam ke mana-mana dan mengalami gangguan jiwa," jelas Yasir.

Sejauh ini, lanjut Yasir, peristiwa itu hanya perkelahian biasa. "Motifnya tidak ada, hanya perkelahian saja sampai sekarang masih itu yang kita dapatkan namun akan kita dalami. Kesimpulan awal kedua-duanya tersangka, kedua-duanya korban, dan sudah meninggal dunia," tutup Yasir.

Polisi sudah lakukan olah TKP dan mengevakuasi jasad keduanya ke RS Bhayangkara Medan untuk dilakukan autopsi.

(kpl/ahm)

KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami