Tak Main-main Soal Larangan Mudik, Menko PMK: Akan Kami Karantina, Percuma Mudiknya

Pemerintah tak main-main soal larangan mudik, bakal menindak tegas

Selasa, 11 Mei 2021 20:30
Tak Main-main Soal Larangan Mudik, Menko PMK: Akan Kami Karantina, Percuma Mudiknya Pemudik motor matikan kendaraan di Kedungwaringin. ©Liputan6.com/Herman Zakharia

Editor : Ahmad Muzaki

Otosia.com - Terkait larangan mudik Lebaran 2021, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menegaskan bahwa pemerintah tidak main-main.

Ia mengatakan bahwa pemerintah telah berkoordinasi dengan Satgas COVID-19 agar dapat bersiaga mulai dari tingkat dusun, kelurahan, hingga kabupaten/kota. Sehingga masing-masinig bisa menyediakan tempat karantina bagi pemudik yang nekat sampai di kampung halaman.

"Tadi saya sudah meminta jaminan dari Kemendes PDTT dan Kemendagri bahwa pembiayaan untuk itu akan ada dan sudah disediakan. Jadi ini tidak main-main pemerintah untuk memperketat mudik ini sampai di tujuan akhir dari mereka yang nekat mudik. Yang datang juga akan kita tangani, kita urus betul, kita karantina. Akan percuma saja nanti mudiknya," katanya saat melakukan pengecekan langsung ke Gerbang Tol Cikarang, dikutip dalam keterangan pers, Selasa (11/5).

 

1 dari 3 Halaman

Dia pun mengatakan Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja, Wakapolres Metro Bekasi AKBP Rikson Situmorang, dan Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Akmal, memastikan proses penyekatan aktivitas calon pemudik di gerbang tol tersebut berjalan lancar. Muhadjir pun mengapresiasi langkah para Polantas hingga Kementerian Kesehatan.

Sementara itu berdasarkan laporan Ditlantas, Muhadjir mengungkapkan bahwa proses pemutarbalikkan calon pemudik yang masih nekat telah diatur sedemikian rupa. Oleh karenanya, tidak terjadi kekisruhan apalagi sampai menimbulkan kerumunan massa.

"Karena ini berkaitan dengan masalah kesadaran, yang belum sadar disadarkan. Kalau pun seandainya nanti memang akhirnya ada yang lepas pemudik itu pasti tetap akan diurus sampai di tingkat tujuan akhir dia," bebernya.

 

2 dari 3 Halaman

Kemudian pada kesempatan tersebut, Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Akmal meyakinkan bahwa pihaknya terus bersiaga 24 jam guna mengantisipasi pergerakan calon pemudik. Untuk itu, tidak ada perbedaan penjagaan siang ataupun malam.

"Jadi 24 jam kita di sini simultan bergantian perjam. SOP dalam melakukan pergantian juga sama, jadi tidak ada perbedaan jam pemudik bisa lolos atau tidak. Kita 24 jam selalu ada di lapangan dan melakukan pengecekan, tidak ada perbedaan sama sekali karena SOP-nya sama," tegas Akmal.

3 dari 3 Halaman

Ia kembali menegaskan bahwa larangan mudik ini bukan untuk memutus silaturahmi, melainkan memutus rantai penularan COVID-19 dari kota ke desa.

"Apalagi kini secara global Covid sedang meningkat tajam. Ini juga demi keselamatan orang tua, sesepuh, dan sanak saudara di kampung. Silaturahmi (berbagi kasih sayang) di masa pandemi tetap bisa dilakukan dengan teknologi," bebernya.

Penulis: Intan Umbari Prihatin

Sumber: Merdeka.com

(kpl/ahm)

KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami