Tak Berminat dengan Teknologi Semi Otonom, Rolls-Royce: Terimakasih Banyak

Pabrikan kendaraan di seluruh dunia saat ini sedang berlomba untuk mengembangkan kendaraan otonom. Tapi satu pabrikan justru tak tertarik dengan tren ini, setidaknya hingga saat ini.

Jum'at, 18 Mei 2018 20:15
Foto by Carscoops
Editor : Dini Arining Tyas

Otosia.com - Pabrikan kendaraan di seluruh dunia saat ini sedang berlomba untuk mengembangkan kendaraan otonom. Tapi satu pabrikan justru tak tertarik dengan tren ini, setidaknya hingga saat ini.

CEO Rolls-Royce, Torsten Muller-Otvos mengatakan kepada Car and Driver, bahwa perusahaannya hanya akan mengikuti tren ketika teknologi otonom sudah benar-benar bisa dioperasikan tanpa adanya campur tangan pengemudi.

"Ini penting untuk dipahami, bahwa banyak pelanggan kami yang memperkerjakan sopir. Kami hanya akan mengembangkan teknologi otonom untuk mobil kami jika itu benar-benar mudah," jelas Muller-Otvos

Lalu apa gunanya, jika setelah semua teknologi diterapkan, kemudian masih membayar sopir sementara mobil itu sendiri bisa mengambil alih sebagian besar kemudi?

"Tidak masuk akal karena ada solusi di antara keduanya. Pelangggan kami tidak akan memiliki kesabaran untuk itu," tambahnya.

Rolls-Royce seperti berbeda dari pabrikan mobil lain pada level kelas atas. Yang mana, mayoritas pemiliknya ingin menyetirnya sendiri, seperti Ferrari, McLaren, dan Bugati.

Namun, untungnya proses pengembangan teknologi ini tak akan menghalangi Rolls Royce mengadopsi teknologi di kemudian hari.

SUDAH BACA INI BELUM?

(kpl/tys)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami