Tahun Depan Yamaha Berencana Masukkan Kelas Motor Sport di YCR

YIMM berniat menambah kelas motor sport pada gelaran Yamaha Cup Race di tahun mendatang.

Rabu, 27 Juli 2016 21:15
Foto: Yamaha
Editor : Ahmad Khoirudin

Otosia.com - PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) melihat pembalap Indonesia terlalu lama bermain di kelas motor bebek. Padahal untuk dapat mencapai cita-cita berprestasi di global, pembalap harus memiliki kemampuan yang sudah terasah sejak usia dini.

Oleh karena itu, YIMM berniat menambah kelas motor sport pada gelaran Yamaha Cup Race di tahun mendatang. Sayangnya, ide kreatif Yamaha ini harus terkendala akibat masih sedikitnya keberadaan sirkuit permanen yang mampu mengakomodir balap motor sport.

Selai itu, M. Abidin selaku General Manager Aftersales dan Motorsport YIMM mengatakan bahwa balap motor sport di YCR ini harus dapat diikuti pembalap muda.

Untuk mengatasi kendala di atas, YIMM memiliki ide untuk mengecilkan motor sport yang ada saat ini agar dapat dipakai para pembalap muda.

"Lebar sirkuit jadi masalah. Pembalap-pembalap ini kan muda-muda, kalau naik motor sport kegedean. Lagi ada ide gila, karena sirkuitnya kecil, bagaimana motornya tidak dikecilin saja," ungkap Abidin.

Yamaha V-Ixion pun dinilai menjadi model yang paling berpotensi untuk mewujudkan rencana YIMM tersebut.

"Kalau saya mikirnya motornya V-Ixion. Remnya kan dah bagus. Kan tinggal diameter rodanya mengikuti MX-King, kan bisa. Motornya V-Ixion, karena sirkuitnya kecil, bisa pakai fairingnya naked, mungkin diameter rodanya, ground clearence-nya, rear arm-nya dikecilin atau shock breakernya diturunin. Kalau pakai R15 kan terlalu besar," jelas Abidin.

Dengan mengecilkan motor, diharapkan percepatan peningkatan kemampuan pembalap muda dapat terjadi secara signifikan. Lantaran, pembalap ini sudah dapat beradaptasi dengan model motor sport.

"Kalau kita nungguin punya sirkuit, kapan? PHP melulu. Ini kan pasarnya terbalik, situasi kita pun berlawanan arah. Satu kita mau ke sport sirkuit tidak ada, kita paksain sirkuitnya kurang lebar. Kita tidak mau seperti kompetitor dipaksain balap sport diadakan di sirkuit dadakan. Gaya balapnya jadi ikut rusak," tutur Abidin.

News Balap Motor Lainnya

(kpl/fid/rd)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami