Susah Senangnya Pakai Rem Tromol

Sudah saatnya Anda tahu susah senangnya ketika mengandalkan rem tersebut ketika berkendara normal dan situasi genting.

Jum'at, 31 Juli 2015 15:45
Ilustrasi rem tromol by eka-swastya.co.id
Editor : Nurrohman Sidiq

Otosia.com - Komponen pengereman merupakan part yang harus selalu dalam kondisi baik ketika dibuat berkendara. Tentu saja alasan utamnya adalah  fungsinya yang sangat vital dan begitu nyata sebagai pemerhenti atau pun pemerlambat laju kendaraan.

Jika sepeda motor Anda masih terhitung sebagai seri yang menganut sistem pengereman tromol, sudah saatnya Anda tahu susah senangnya ketika mengandalkan rem tersebut ketika berkendara normal dan situasi genting.

Rem tromol bekerja atas dasar gesekan antara kampas rem dengan tromol atau biasa disebut drum yang ikut berotasi bersama putaran roda kendaraan. Dengan demikian, ketika kampas rem digesekkan, diharapkan laju kendaraan akan menurun secara perlahan. Part ini biasanya dipasangkan pada jenis motor berkubikasi kecil dan berkecepatan rendah. 

Kelebihan rem tromol dibandingkan cakram justru terletak pada rangkainnya yang tertutup sehingga tidak mudah disusupi kotoran atau debu. Kinerja rem tromol juga lebih lembut ditambah telapak pengereman yang adjustable untuk dipermak sesuai kebutuhan.

Lalu apa kekurangan dari rem tromol? Selain tidak cocok untuk tipe motor berkubikasi besar, rem tromol juga memiliki kelemahan disebabkan oleh rem tidak secara keseluruhan menempel ke tromol yang mengakibatkan cengkraman rem kurang pakem.

Meski demikian, jika motor yang Anda miliki masih tergolong dalam cc kecil dan tidak terlalu sering untuk kebut-kebutan, rem tromol tentu masih sangat disarankan.

(kpl/sdi)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami