Sudah Puasa Gelar 19 Tahun, Suzuki Tak Takut Kejar Juara Dunia MotoGP 2020

Meski masih ada kendala, Suzuki Ecstar siap kejar juara dunia MotoGP

Kamis, 08 Oktober 2020 13:15
Sudah Puasa Gelar 19 Tahun, Suzuki Tak Takut Kejar Juara Dunia MotoGP 2020 Joan Mir dan Alex Rins © Suzuki

Editor : Ahmad Muzaki

Otosia.com - Hasil mengejutkan tengah diraih oleh tim Suzuki Ecstar di MotoGP. Sebab salah satu pembalapnya, Joan Mir tengah berada di petingkat kedua klasemen sementara. Ia hanya berbeda 8 poin dari rider Petronas Yamaha, Fabio Quartararo di pemuncak klasemen.

Ternyata Suzuki Ecstar sendiri tengah berada di peringkat 2 pada klasemen tim, serta peringkat 3 pada klasemen konstruktor.

Terkait hal itu, melansir Bola.net dari Motorsport.com, Project Leader Suzuki MotoGP, Shinichi Sahara, menegaskan jika pihaknya sama sekali tak takut menghadapi kans merebut gelar Triple Crown MotoGP musim ini. Sebab motor GSX-RR dan kedua rider mereka, yakni Joan Mir dan Alex Rins, tampil sangat baik.

"Motor kami dikembangkan dengan filosofi 'bertahap', dan saya punya asa tinggi motor itu bisa tampil baik dengan para rider kami yang hebat. Sejauh ini semua sangat oke. Tentu kami akan coba meraih lebih banyak kemajuan. Kami telah menatap masa depan dan fokus pada kemenangan. Kami ingin terus menciptakan sejarah," ujar Sahara.

1 dari 2 Halaman

Takkan Pernah Puas

Project Leader Suzuki MotoGP, Shinichi Sahara © Suzuki

Sahara menegaskan hasil baik tahun ini tak berarti Suzuki akan berleha-leha. Departemen balap mereka akan tetap bekerja keras memperbaiki motor mereka agar lebih kuat di semua area. Salah satu fokus mereka adalah performa pada lap tunggal, yang selama ini cukup lemah, hingga Mir dan Rins selalu kesulitan dalam kualifikasi.

"Kami tak pernah puas dan takkan pernah berhenti memperbaiki diri. Saya rasa ini wajar dirasakan siapa pun yang tampil di level tertinggi. Yang terpenting kami punya paket dasar yang sangat baik pada GSX-RR. Tapi tentu kami masih harus memperbaiki performa pada lap tunggal demi dapat posisi start yang baik," ungkapnya.

2 dari 2 Halaman

Tak Pernah Ragukan Kemampuan Kedua Rider

Kini dengan enam seri yang tersisa, Suzuki mempunyai peluang besar untuk merebut gelar dunia ketujuh di MotoGP 2020. Apalagi mereka telah berpuasa gelar selama 19 tahun. Suzuki terakhir kali juara dunia di era Kenny Roberts jr pada 2000 silam.

Oleh sebab itu, Sahara pun menyatakan bahwa Suzuki tak boleh takut dan gegabah. Mereka harus bersikap tenang dan fokus.

"Saya rasa sangat penting bagi kami untuk tak takut menghadapi situasi tak biasa ini. Kami hanya akan coba bekerja senormal mungkin, fokus pada diri sendiri, dan membuat motor kami berfungsi dengan baik," ungkap pria asal Jepang ini.

"Kami juga tak memberi tekanan para rider kami, biar mereka menunjukkan kemampuan secara alami. Kami ingin mereka berkepala dingin! Toh kami tak pernah meragukan performa mereka. Bahkan Alex dan Joan menunjukkan kekuatan mereka lebih awal dari dugaan," pungkas Sahara.

(kpl/ahm)

KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami