'Soal ECU Terbaru, Lorenzo Sependapat Marquez'

Wilco Zeelenberg menyatakan bahwa software ECU terbaru Magneti Marelli seolah mengalami kemunduran 3-4 tahun jika dibandingkan dengan software ECU pabrikan yang selama ini Yamaha gunakan.

Selasa, 08 Desember 2015 14:00
Jorge Lorenzo © Yamaha MotoGP
Editor : Kanya

Otosia.com - Manajer Tim Movistar Yamaha MotoGP dari pihak Jorge Lorenzo, Wilco Zeelenberg menyatakan bahwa software perangkat elektronik (ECU) terbaru Magneti Marelli seolah mengalami kemunduran 3-4 tahun jika dibandingkan dengan software ECU pabrikan yang selama ini mereka gunakan.

Pada hari pertama uji coba pascamusim di Valencia, Spanyol sebulan lalu, Valentino Rossi menyatakan bahwa ECU terbaru Magneti Marelli terasa seperti ECU pabrikan pada tahun 2008-2009, namun Zeelenberg menyatakan bahwa ECU terbaru ini tidak mengalami kemunduran sejauh itu.

"Motor-motor Honda dan Yamaha sangat unggul di area wheelie control, traction control, engine brakingdan lainnya. Kini kami tiba-tiba harus menggunakan sistem ECU yang belum dijajal sebelumnya. Jadi tidak aneh bila para pebalap merasa 'tersesat' pada hari pertama. Tapi ketika mereka melihat data, mereka tahu apa yang salah dan sekarang waktunya untuk menyesuaikan diri," ujarnya.

Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez merupakan pebalap yang paling keras dalam mengeluhkan ECU terbaru, menyatakan bahwa sistemnya membuat karakter mesin menjadi lebih agresif, sulit dikendalikan dan menghalangi slide yang mulus. Zeelenberg pun menyatakan bahwa Lorenzo mengalami kendala yang sama.

"Saya rasa apa yang dirasakan Marc juga dirasakan oleh kami. Saya tak bisa menjelaskan secara spesifik, karena saya tak mengendarai motor kami, tapi Jorge mengaku ECU ini terlalu 'berkuasa' dan tidak dengan cara yang tepat," tutup Zeelenberg.

Baca Juga:

(kpl/kny)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami