Skuter Listrik 'Gesit' Ditakutkan Gerus Industri Suku Cadang?

Gesit nampaknya bisa memberikan ancaman pada pabrikan motor konvensional. Sejauh apakah ancaman itu?

Kamis, 26 Mei 2016 12:15
Gesit (foto: Garansindo)
Editor : Fajar Ardiansyah

Otosia.com - Kemunculan skuter listrik "Gesit" jadi satu perhatian terkini di Indonesia. Sepeda motor yang digarap Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya dan Garansindo ini menarik publik karena dipastikan jauh lebih hemat sebab tanpa bensin.

Di sisi lain, pihak Garansindo menyebut, produsen sepeda motor konvensional menjadi takut yang ditunjukkan dari penilaian mengenai persoalan yang mungkin muncul pada sepeda motor listrik.

"Kok sampai segini parnonya. Bicara recycle baterai, lah aki. Ada limbahnya-lah. Padahal, yang pertama, gas buang motor konvensional dan elektrik 100 persen bedanya. Yang kedua, mereka pakai bensinnya seribu perak, sementara yang ini lima ratus perak, listrik," ujar CEO Garansindo Group Muhammad Al Abdullah.

Faktor ketiga soal menggerus industri suku cadang. Seperti diketahui, lini bisnis sepeda motor konvensional melibatkan pula industri suku cadangnya.

"Yang ketiga, yang mereka lagi pusing, bisnis motor konvensional kan dari suku cadang. Motor listrik, kagak ada ganti oli. Baterai itu masa pakainya lima tahun. Ini yang mereka bingung. Kalau mereka jual motor listrik, AHASS mati semua. Ya sebut aja, gapapa," ujarnya.

Namun, ia coba memberi gambaran bahwa gerai bengkel dan suku cadang bisa beradaptasi jika memang sepeda motor listrik menjadi tren.

"Nah, gue bilang, AHASS ngelamar ke gue, nanti gue jadiin distributor baterai gue. Enak kan. Jadinya ngehidupin dia juga."

BERITA YANG TAK BOLEH DILEWATKAN LAINNYA!

(kpl/why/fid/fjr)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami