Sirene dan Lampu Biru Tak Boleh Dipakai Sembarangan

Ada saja pengguna motor dan mobil yang ingin gaya-gayaan memasang lampu rotator biru dan sirene di kendaraan mereka. Sirene dibunyikan dengan nyaring dan lampu rotator biru menyala-nyala untuk meminta jalan padahal tidak ada kepentingan.

Kamis, 17 Maret 2016 08:15
Foto ilustrasi : Nazar Ray
Editor : Albert

Otosia.com -

Ada saja pengguna motor dan mobil yang ingin gaya-gayaan memasang lampu rotator biru dan sirene di kendaraan mereka. Sirene dibunyikan dengan nyaring dan lampu rotator biru menyala-nyala untuk meminta jalan padahal tidak ada kepentingan.

Hal ini pun menjadi perhatian Kanit Dikyasa Satlantas Polres Cimahi Iptu Fiekry Adi Perdana. Ia berpesan bahwa sirene dan lampu rotator, khususnya warna biru, punya fungsi khusus yang menandakan alas kesatuan pengguna lampu tersebut.

"Jangan menggunakan sirene karena itu melanggar. Undang-undangnya jelas. Hanya di Indonesia saja, klub otomotif besar, maupun motor kecil yang ugal-ugalan, yang belagu (yang memakai peralatan itu)," ujarnya.

image

Ia menekankan lagi bahwa aturan itu diatur secara jelas melalui UU Lalu Lintas 2009.

"Sudah diatur dalam undang-undang bahwa yang menggunakan lapu biru dan sirene hanya Kepolisian Republik Indonesia, dan itu sudah diatur dalam UU. Lalu TNI, pemadam kebakaran. Kuning untuk Jasa Marga," urainya.

Pada Pasal 59 menurut undang-undang itu terdapat aturan bahwa lampu isyarat warna merah atau biru serta sirene berfungsi sebagai tanda kendaraan bermotor yang memiliki hak utama.

Lebih jauh, pada ayat ke-4, disebutkan bahwa lampu isyarat warna biru dan sirene digunakan untuk kendaraan bermotor petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia.

(kpl/why/abe)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami