Sigra Terus Pecundangi Xenia, Ini Kata Daihatsu

Sigra terus menjadi MPV terlaris Daihatsu mengalahkan saudaranya Xenia. Daihatsu menyangkal jika LCGC Sigra menggerus pasar Xenia

Jum'at, 26 Juni 2020 13:15
Sigra Terus Pecundangi Xenia, Ini Kata Daihatsu Daihatsu Sigra menjadi model terlaris Daihatsu (Nazar Ray)

Editor : Nazarudin Ray

Otosia.com - Multi Purpose Vehicle (MPV) adalah model kendaraan yang banyak diminati oleh konsumen di Tanah Air. Lantaran mobil berkapasitas 7 penumpang ini sangat cocok untuk digunakan sebagai kendaraan keluarga.

Persaingan kategori MPV di pasar mobil nasional pun semakin ketat. Hampir semua brand mengeluarkan model tersebut, khususnya kategori low MPV. Seperti Toyota dengan Avanza, lalu ada Xenia yang diproduksi Daihatsu, Mitsubishi dengan Xpander, adapula Suzuki Ertiga dan brand lainnya.

Daihatsu Xenia yang menempati peringkat ketiga sebagai low MPV terlaris, pada Mei 2020 lalu telah terjual kurang lebih 5.000 unit. Meski demikian, prestasi kembaran Avanza ini masih berada di bawah penjualan saudaranya sendiri di kelas MPV Low Cost Green Car (LCGC), yaitu Daihatsu Sigra.

 

1 dari 2 Halaman

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), di kuartal pertama atau sepanjang Januari-Maret 2020, Daihatsu Sigra mencatatkan penjualan sebanyak 13.467 unit atau turun 2,1 persen dibandingkan periode yang sama pada 2019.

Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), Hendrayadi Lastiyoso, mengatakan bahwa secara logika, orang Indonesia lebih banyak memilih MPV dibanding hatchback.

Hendrayadi memperkirakan jika saat ini konsumen Indonesia sedang membutuhkan mobil. Namun, karena income konsumen saat ini sedang menurun menjadikan daya beli ikut turun.

2 dari 2 Halaman

"Konsumen juga lebih hati-hati dalam melakukan spandingnya. Yang tadinya mereka rencananya mau membeli MPV low, karena daya beli menurun membuat mereka beralih membeli MPV LCGC, tapi kebutuhannya tetap MPV," terang Hendrayadi.

Fenomena inilah yang membuat MPV LCGC jadi mengembang, sedangkan MPV low yang harganya lebih tinggi dari LCGC kontribusinya jadi sedikit menurun. "Hal inilah yang sedang kami analisa dan perkirakan," tambah Hendrayadi.

(kpl/nzr)

KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami