Si Macan Pertajam Taring dengan Aliran Chopper

kendati telah berumur 15 tahun agar Honda Tiger milik Sony bisa kembali menunjukkan taringnya, ia memodifikasi dengan aliran chopper.

Sabtu, 16 Januari 2016 10:15
Foto: Istimewa
Editor : Ahmad Khoirudin

Otosia.com - Banyak jalan menuju Roma. Pepatah ini mengilhami Sonny untuk bisa membuat "Macannya" alias Honda Tiger bisa kembali menunjukkan taringnya kendati telah berumur 15 tahun.

Satu-satunya jalan agar sang Macan menjadi lebih bertaji dilihat, adalah melakukan modifikasi. Restorasi ekstrem dipilih Sonny. Alhasil berkat garapan builder Melvin dari rumah modifikasi Titasomi Custom di Jalan Kol. Sugiono No.7, Pondok Bambu , Jakarta Timur, si Macan seperti ikut program "diet".

Tapi tunggu dulu, Tiger Sonny bukan berarti tampil kurus kering, alias tidak berotot. Kini ia berubah wujud dengan aliran berkonsep Chopper. Tubuh macan pun jadi langsing namun tambah panjang, yang bikin tangan penunggangnya sedikit ke atas saat membesut, sambil duduk santai di jok.

image

Warna merah hati pun mendominasi laburan besutan si Sonny kini. Rombakan paling radikal terlihat hampir di seluruh sektor. Misalnya, tulang-belulang bawaan lahir si macan digantikan rangka kustom dari besi pipa ukuran 3,4 dan 1,5 inchi.

Begitu juga penampung bahan bakar, Titasomi Cutom mengkreasikan tangki coffin yang terbuat dari plat berukuran 1,2 mm. Tangki model kotak yang dibenamkan ini pun terlihat nyentrik dan unik.

Lantaran rangka telah diganti, perlu pemilihan parts lain yang pantas bersanding dengan gaya chopper yang dianut. Jok pun kustom, dibuat single seater model klasik.

image

Sektor lain pun turut menyesuaikan dengan konsep awal dibangunnya motor. Untuk urusan lampu utama, sang builder memilih headlamp model Bratt, yang berpadu manis dengan stop lamp kustom, serta stang tegak kustom.

"Kalau mesin tetap dibiarkan standar. Gak kita utak-atik. Terus spakbor depan-belakang juga dikustom mas, biar lebih pas sama tema modifikasinya, dan biar motor dilihat tambah enak," terang Sonny, yang juga anggota Tiger Riders Club (TRiC).

Kendati mesin dibiarkan apa adanya, agar tenaga sedikit terdongkrak, dicomot knalpot racing model terompet, tetapi dengan beberapa penyesuaian setingan teknis biar motor tidak ngempos.

image

Kaki-kaki menjadi detail yang tidak luput dari bidikan. Sudah barang tentu memakai pelek dan ban bawaan motor sangat janggal dikombinasikan dengan tunggangan beraliran chopper.

Untuk pelek depan kustom model jari-jari, sementara belakang mengadopsi pelek racing ukuran lebar. Kedua pelek tersebut dibalut karet pembungkus Zeneos 100/80-17 di depan dan belakang Zeneos 160/60-17.

Kini Tiger besutan Sonny sudah sukses ikut program diet. Total pengerjaan menjadi motor chopper kurang lebih 2 bulan, dengan total biaya mencapai Rp 35 juta.

image

Spesifikasi Modifikasi

Jok: Custom

Stang: Custom

Headlamp: Bratt

Tanki: Custom (Coffin)

Knalpot: Akrapovic

Stoplamp: Custom

Spatbor depan/ belakang: Custom

Ban depan/ belakang: Zeneos 100/80-17 – Zeneos 160/60-17

Mesin: Standar

Total Biaya: Rp. 35 juta

Pengerjaan: 2 Bulan

Builder: Melvin (Titasomi Custom), Jalan Kol. Sugiono No.7, Pondok Bambu Jaktim

image

Inspirasi Modifikasi Honda Tiger Lainnya

(kpl/nzr/rd)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami