Setelah Tesla, Giliran Jaguar-Land Rover Rumahkan 4.500 Karyawan

Tahun 2018 lalu, setidaknya 1.500 karyawan sudah meninggalkan Jaguar-Land Rover (JLR). Tapi ternyata tak berhenti di situ saja.

Senin, 21 Januari 2019 21:15
Jaguar Land Rover (JLR)
Editor : Dini Arining Tyas

Otosia.com - Tahun 2018 lalu, setidaknya 1.500 karyawan sudah meninggalkan Jaguar-Land Rover (JLR). Tapi ternyata tak berhenti di situ saja.

Melansir Autoindustriya, tahun ini, JLR kembali berencana merumahkan 4.500 karyawannya. Dengan demikian, disebut bahwa JLR akan mampu menghemat hingga GBP 2,5 miliar atau setara dengan Rp 45,8 triliun (Kurs GBP 1 = Rp 18.309).

Tapi pabrikan Inggris itu tak akan memaksa siapapun untuk keluar. Di Inggris, JLR akan menawarkan program pengunduran diri sukarela.

Ilustrasi karyawan JLR (Autoindustriya)

Lalu apa alasannya sampai harus merumahkan karyawan?

JLR disebut akan mengandalkan elektrifikasi untuk masa mendatang. Maka riset untuk mengembangkan kendaraan listrik jelas akan menghabiskan dana tak sedikit.

Maka investasi besar perlu dilakukan untuk pembangunan, pengembangan, dan produksi kendaraan listrik. Tapi rencana elektrifikasi ini disebut bisa membuka lapangan kerja baru. Kehilangan 6.000 karyawan ini disebut hanya sebagai efek jangka pendek JLR saja.

Sebelumnya Tesla juga melakukan perampingan dengan merumahkan 3.500 karyawannya. Chevrolet juga pernah disebut akan menempuh langkah yang sama akibat penutupan pabriknya di Amerika.

SUDAH BACA INI BELUM?

(kpl/tys)
TAGS :
Join Otosia.com
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami