Sepeda Motor Listrik Ancam Produsen Knalpot Racing?

Kehadiran sepeda motor listrik yang masiv rupanya turut mengundang kekhawatiran industri knalpot racing global. Jika dunia didominasi kendaraan listrik ini menjadi ancaman bagi produsen knalpot.

Senin, 25 Juni 2018 14:15
Foto: SC Project
Editor : Cornelius Candra
Reporter : Nazarrudin Ray

Otosia.com - Sejumlah pabrikan sudah sudah mulai mengembangkan sepeda motor listrik untuk menjawa pasar sepeda motor listrik yang kini kian terbuka. Tercatat ada BMW, Yamaha, Honda, KTM, dan lain-lainnya yang mulai mengembangkan sepeda motor listrik untuk dijual secara massal.

Berbeda dengan motor berbahan bakar konvensional bensin, motor listrik digerakkan oleh baterai dan jauh lebih ramah lingkungan. Besarnya potensi pasar sepeda motor listrik di masa depan turut mendorong produsen sepeda motor menyiapkan infrastruktur charger untuk pengisian energi, terutama di Eropa.

Sepeda motor listrik

Kehadiran sepeda motor listrik yang masiv rupanya turut mengundang kekhawatiran industri knalpot racing global. Jika dunia didominasi kendaraan listrik ini menjadi ancaman bagi produsen knalpot. Ini turut mengundang tanggapan produsen knalpot asal Italia Termignoni dan CS-Project.

Paolo Termignoni, kepala departemen teknis SC-Project menyatakan bahwa makin banyaknya sepeda motor listrik sedikit banyak memberikan pengaruh terhadap volume permintaan knalpot racing.

Sepeda motor listrik

Namun dia tetap optimistis bahwa selama masih ada bikers yang punya gairah terhadap sepeda motor berbahan bakar bensin, permintaan terhadap knalpot tidak akan redup. Pasalnya sepeda motor listrik lebih kepada kebutuhan mobilitas di perkotaan yang padat.

“Saya tidak berpikir sepeda listrik merupakan ancaman bagi industri kami. Untuk mobilitas perkotaan, moped dan e-skuter itu hal biasa saja, tetapi untuk gairah bersepeda motor, saya pikir itu bukan masalah,” katanya dengan Fabio Campanile, penerjemah perusahaan Termignoni sebagaimana dikutip visordown.com.

Knalpot racing SC Project

"Sepeda motor listrik tidak terkait dengan gairah pengendara yang benar-benar ingin merasakan getaran dan suara motor,” tambahnya. “Dan teknologi juga belum siap. Mungkin itu adalah masa depan, tetapi jauh sekali, lebih dari 30 atau 40 tahun”, ujarnya lagi.

Seperti diketahui, Luigi putra dari pendiri Termigoni pindah ke SC-Project ketika perusahaan ayahnya dijual. Dia sekarang mengawasi produksi setiap knalpot yang dibuat oleh perusahaan, mulai dari slip on, hingga full system untuk RC213V tunggan Marc Marquez.

BACA INI JUGA DONG OTOLOVERS

(kpl/nzr/crn)
TAGS :
Join Otosia.com
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami