Notice: Undefined variable: extra_css in /data/otosia/m/application/m/view/template/header.php on line 375

Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /data/otosia/m/application/m/view/template/header.php on line 375

Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /data/otosia/m/application/m/view/template/header.php on line 379

Sengitnya Putaran Pertama Trial Game Asphalt 2018 di Semarang

Di putaran perdana ini, rider asal Kota Malang, Farudilla Adam, tampil mendominasi dengan meraih banyak gelar juara. Sedangkan pembalap kawakan Doni Tata Pradita hanya berhasil mendapatkan satu gelar juara kelas paling bergengsi.

Jum'at, 13 April 2018 07:00
Foto by TGA
Editor : Dini Arining Tyas
Reporter : Muhammad Hafid Asisi

Otosia.com - Gelaran Trial Game Asphalt (TGA) putaran perdana telah digelar pada tanggal 6-7 April lalu. Balapan motor trail di lintasan aspal ini mengambil tempat di Sirkuit Mijen, Semarang, dan diikuti 108 starter.

Di putaran perdana ini, rider asal Kota Malang, Farudilla Adam, tampil mendominasi dengan meraih banyak gelar juara. Sedangkan pembalap kawakan Doni Tata Pradita hanya berhasil mendapatkan satu gelar juara kelas paling bergengsi.

Adapun gelar yang direbut oleh Doni Tata adalah kelas bergengsi FFA 250. Farudilla Adam sendiri berhasil meraih podium di kelas FFA 250, FFA 450, Trail 175 Open dan Trail 250 Open

"Sayang sekali, 1 gelar terlepas dan gagal sapu bersih. Tapi tetap mengucap syukur Alhamdulillah, bisa membawa pulang gelar juara 3 kelas yang lain. Semoga membuat lebih semangat menghadapi seri-seri selanjutnya," jelas Farudilla Adam.

Penampilan kurang prima Doni Tata disebabkan oleh masalah teknis. Di mana seminggu sebelum gelaran TGA dimulai, motor yang digunakannya mengalami kerusakan.

"Motor yang saya pakai sekarang adalah motor baru, jadi setingan yang pas belum ketemu seperti motor lama. Apalagi sempat hujan dan lapangan basah, saya dan kru jadi mikir lebih keras lagi untuk mengubah setingan," jelas Doni Tata.

Sementara pada kelas-kelas lain, seperti Trail 175 Non Pro, dikuasai oleh rider asal Surabaya, Galang Dwipa M. Pebalap yang satu tim dengan Tommy Salim itu berhasil mengalahkan M. Sirquito serta Devi Tembong yang menempati posisi kedua dan ketiga.

Pada kelas 150 Komunitas dan 175 Komunitas, nama rider muda tuan rumah Semarang, Reihan La Pendos berhasil mendominasi. Putra pebalap kawakan asal Kota Lumpia, Effendi Pendoz itu, menguasai podium utama di dua kelas tersebut. Sedangkan kelas 450 Non Pro dikuasai oleh Momo Harmono.

Usai putaran pertama digelar, putaran kedua TGA 2018 akan diadakan pada 11-12 Mei mendatang. Kali ini Sirkuit Maguwoharjo, Yogyakarta akan menjadi saksi sengitnya pertarungan para rider.

SUDAH BACA INI BELUM?

(kpl/fid/tys)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami