Sempat Lolos Operasi Ganjil Genap Bogor, Polisi Tangkap 3 dari 12 Pengendara Moge

Rombongan konvoi moge yang melintas di Kota Bogor sempat viral. Pasalnya, rombongan moge tersebut melintas dan lolos dari operasi penyekatan ganjil genap Bogor.

Sabtu, 13 Februari 2021 17:45
Sempat Lolos Operasi Ganjil Genap Bogor, Polisi Tangkap 3 dari 12 Pengendara Moge Konvoi moge yang dikawal polisi terobos pemeriksaan antigen di Puncak, Bogor, Jawa Barat. (Liputan6.com/Achmad Sudarno)

Editor : Dini Arining Tyas

Otosia.com - Rombongan konvoi motor gede atau moge sempat berhasil lolos dari operasi ganjil genap di Kota Bogor, Jumat (12/2/2021). Kini polisi menangkap beberapa orang yang mengikuti konvoi tersebut.

"Dari 12 pengendara, 3 di antarnaya kita tindak sesuai aturan berlaku. Ketiga orang ini etrbukti pelat nomor kendaraannya genap saat kemarin melintas. Yang lain kan ganjil," ternag Kapolresta Bogor Kota, Kombes Susatyo Sigit Purnomo, Sabtu (13/2/2021), disitat dari Liputan6.com.

Susatyo menjelaskan, rombongan konvoi moge itu mulai bergerak sekitar pukul 06.00 WIB dari Bintaro, Jakarta Selatan. Rombongan itu tiba di Kota Bogor sekitar pukul 07.00 WIB.

Kemudian, mereka melaju mengarah ke Puncak, Kabupaten Bogor. Saat melintasi Simpang Gadog, rombongan ini dikabarkan lolos pemeriksaan petugas rapid tes antigen.

"Pada saat itu memang kegiatan sekat (ganjil genap) baru dimulai pukul 08.00 WIB," katanya.

1 dari 2 Halaman

Menjelang salat Jumat, mereka pulang dan kembali melewati Kota Bogor. Kala itu, pengendara moge melintas disaat petugas jaga hendak melakukan ibadah salat.

"Karena kapasitas masjid 50 persen, maka pukul 11.30 WIB petugas jaga sudah meninggalkan pos untuk mencari masjid. Kalau ada petugas tentu dilakukan (penindakan) tapi karena memang sedang salat Jumat," terangnya.

Konvoi moge tanpa penindakan aparat pun viral. Pihak kepolisian kemudian melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan video yang beredar maupun melalui rekaman CCTV.

Polisi mengamankan kelompok pengendara motor gede (moge), yang sempat lolos operasi ganjil genap di Kota Bogor saat konvoi pada Jumat (12/2/2021).

"Sabtu dini hari tadi sekitar pukul 01.00 malam kami berhasil mengidentifikasi 3 orang dari 12 pengendara yang menggunakan pelat ganjil," terangnya.

Ketiga pengendara itu adalah H, FR (46), dan T (32). "Ketiganya warga Jakarta dan Tangerang. Nah kendaraan pelat L itu yang viral," bebernya.

Namun dari hasil bukti rekaman video maupun foto yang didapat, ia menyebut tidak menemukan adanya pengawalan dari anggota polisi pada saat mereka melintasi Kota Bogor.

2 dari 2 Halaman

Didenda Rp 250 Ribu

Setelah menjalani pemeriksaan di Mapolresta, lanjut Susatyo, ketiganya diserahkan kepada Satgas Covid-19 Kota Bogor untuk menerima sanksi. Mereka dibawa ke Balai Kota Bogor dengan menggunakan truk Pemburu Pelanggar PPKM, Sabtu sekitar pukul 11.00 WIB.

Sambil mengenakan kalung ketiganya menjalani sidang tindak pidana ringan (Tipiring). Pemberian sanksi dilakukan oleh petugas Satpol PP. Mereka didenda masing-masing sebesar Rp 250 ribu, sesuai Perwali Nomor 107 Pasal 5 huruf H.

Usai menjalani sidang, ketiganya dibawa kembali ke Mapolresta Bogor Kota, untuk selanjutnya dipulangkan.

"Ini bukan penindakan pelanggaran lalu lintas, tapi penindakan terkait protokol kesehatan berdasarkan Perwali, sehingga setelah kami bawa ke Polresta kami serahkan ke Satgas Covid-19 Kota Bogor untuk dilakukan penindakan," kata Susatyo.

Sementara itu, H salah satu pengendara moge menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat khususnya warga Kota Bogor. Kejadian itu tentunya akan dijadikan sebagai pembelajaran bagi ia dan kelompoknya.

"Kami mewakili teman-teman yang lain memohon maaf kepada Pemkot Bogor, Kapolresta, Wali Kota dan Satgas Covid-19 atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dari kegiatan kami," ucapnya.

Ia mengaku tidak mengetahui bila Kota Bogor sedang diterapkan ganjil genap. Namun sebagai warga negara yang baik, ia dan dua rekannya tetap akan patuh terhadap hukum yang berlaku.

"Dimata hukum semua sama dan kami sudah menjalankan sanksi yang diterapkan Pemkot Bogor. Kami sudah bayar sanksi. Sekali lagi mohon maaf terutama kepada para pengendara motor besar di Indonesia," ujar dia.

Penulis: Achmad Sudarno

Sumber: Liputan6.com

 

(kpl/tys)

KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami