Daihatsu Bakal Tinggalkan Mobil BBM?

Daihatsu mengumumkan bahwa mulai tahun 2030, seluruh mobil mereka bakal berbasis mobil listrik, terutama pada segmen kei car di Jepang.

Sabtu, 25 Desember 2021 18:15
Daihatsu Bakal Tinggalkan Mobil BBM? Daihatsu Rocky e-Smart hybrid (Daihatsu)

Editor : Arendra Pranayaditya

Otosia.com - Daihatsu Motor Co. belum lama ini meluncurkan Rocky e-Smart hybrid. Mobil tersebut, secara tidak langsung menjadi indikasi bahwa ke depannya Daihatsu juga akan fokus ke kendaraan ramah lingkungan.

Daihatsu mengumumkan pada tahun 2030, seluruh line-up akan berbasis mobil listrik. Melansir japantimes.co.jp, Kamis (23/12/2021), keputusan ini menjadi yang pertama bagi salah satu produsen terbesar Kei Car 660cc itu untuk menyusun planning elektrifikasi. 

 

1 dari 4 Halaman

Dalam rencananya, setelah tahun 2030 setiap mobil baru keluaran dari Daihatsu di Jepang akan mengusung teknologi Battery Electric Vehicle (BEV) atau Hybrid Electric Vehicle (HEV).

"Kita tidak bisa menghindari elektrifikasi dan kita harus mengembangkannya," ungkap Soichiro Okudaira, President of Daihatsu.

 

2 dari 4 Halaman

Mobil baru

Pernyataan tersebut dapat diartikan sebagai upaya Daihatsu mempercepat proses perkembangan mobil listrik, terutama untuk segmen Kei Car. Pasalnya kategori mobil mikro tersebut menguasai pasar sekitar 40% dari seluruh mobil baru di Jepang.

Daihatsu kelak akan meluncurkan mobil baru Kei Car berbasis listrik. Daihatsu tidak mengungkap harga resminya. Namun mobil tersebut dijual sekitar 1 juta Yen atau Rp 124 juta (dengan kurs 1 Yen = Rp. 124,19) hingga 2 juta Yen atau Rp 248 juta.

"Kami akan manfaatkan keuntungan dari mobil hybrid untuk mengembangkan mobil listrik dan (nantinya) akan diluncurkan," tutup Soichiro.

3 dari 4 Halaman

Xenia hybrid

Selain pengumuman itu, mobil Daihatsu berbasis listrik tergolong minim. Merek tersebut baru meluncurkan Rocky hybrid e-Smart.

Sementara di Indonesiabrand yang beraliansi dengan Toyota itu sempat menyinggung soal Rocky hybrid dan Xenia hybrid. Brand ini cukup terbuka dengan menghadirkan mobil berbasis listrik. Hanya saja teknologinya perlu disesuaikan dengan iklim di Indonesia.

"Semua ada kemungkinan karena kita melihat trennya sekarang juga sudah beralih ke non fossil fuel, baterai, hybrid atau electric vehicle. Untuk ke depannya tentu kami sudah mempertimbangkan. Saya belum bisa mengatakan kapan, tetapi saat ini kami sudah mulai mempelajari," ungkap Audi Tarantini, Head of R&D Testing Department PT Astra Daihatsu Motor (ADM), kepada Otosia.com beberapa waktu lalu.

 

 

4 dari 4 Halaman

(kpl/dit)

TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT


Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami