Selain Livina Rasa Xpander, Skandal Ghosn Juga Tunda Mobil Listrik Baru Nissan

Penangkapan Carlos Ghosn tak hanya berpotensi menunda peluncuran Nissan Grand Livina berbasis Mitsubishi Xpander, tapi juga pengembangan mobil listrik Nissan.

Kamis, 6 Desember 2018 10 : 15 WIB
Nissan Leaf EV (Bloomberg/ Tomohiro Ohsumi)
Editor : Cornelius Candra

Otosia.com - Setelah diduga tidak melaporkan kompensasi secara penuh dan dilakukan investigasi internal, CEO aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi, Carlos Ghosn dipecat pada November 2018. Hal ini tentunya memberikan berbagai dampak buruk bagi kolaborasi 3 pabrikan tersebut.

Salah satunya adalah anjloknya saham Renault, Nissan, dan Mitsubishi. Tak tanggung-tanggung, saham Nissan turun lebih dari 4 persen, sementara Mitsubishi Motors merosot lebih dari 7 persen. Sedangkan saham Renault juga jatuh lebih dari 8 persen di bursa Eropa, tepat 2 hari setelah pemecatan Ghosn.

Tak hanya itu, mengutip dari Bloomberg.com, skandal Ghosn juga berpotensi menghambat pengembangan mobil listrik baru Nissan. Pasalnya, selama hampir 10 tahun, Ghosn telah memberi kontribusi besar terhadap penjualan Nissan Leaf EV (electric vehicle).

"Nissan Leaf EV adalah salah satu mahakarya Ghosn, dan dalam keadaan sekarang (Ghosn dipenjara), banyak ketidakpastian mengenai mobil tersebut," ujar Mei Songlin, mantan wakil presiden dan direktur pelaksana China Operation untuk J.D. Power Asia Pacific.

Kasus yang menimpa Carlos Ghosn ini nampaknya juga akan menunda peluncuran model terbaru Nissan Grand Livina. Kabarnya, mobil MPV tersebut akan menggunakan Mitsubishi Xpander sebagai basisnya. Selain itu, aliansi juga memiliki rencana untuk memperbesar pangsa pasar mereka di Asia Tenggara.

BACA INI JUGA DONG OTOLOVERS

 (kpl/crn)

TAGS :
Join Otosia.com
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami