Sejumlah Tol Arah Jakarta Ditutup untuk Antisipasi Arus Balik

Kepolisian akan tetap lakukan penyekatan untuk antisipasi arus balik

Rabu, 27 Mei 2020 16:15
Sejumlah Tol Arah Jakarta Ditutup untuk Antisipasi Arus Balik Lalu lintas di pintu keluar tol dan Simpang Cikampek terpantau ramai lancar, Jumat (24/6/2016). (Liputan6.com/Audrey Santoso)

Editor : Ahmad Muzaki

Otosia.com - Mudik Lebaran 2020 dilarang dan begitu pula untuk arus balik. Untuk mengantisipasinya sendiri Kepolisian akan menutup sejumlah pintu tol arah Jakarta, salah satunya dari arah Purwakarta.

"Kendaraan pribadi dan umum, kita larang. Tapi, untuk angkutan barang diperbolehkan," ujar Kasat Lantas Polres Purwakarta AKP Zanuar Cahyo Wibowo dilansir Korlantas Polri.

Dilansir Liputan6.com, untuk teknis penyekatan, AKP Zanuar menegaskan, teknik yang digunakan masih sama dengan arus mudik, yakni melakukan pemeriksaan kendaraan dan surat sehat terhadap pengendara dan penumpangnya.

Lebih lanjut, pemudik yang mau kembali ke Jakarta harus memiliki surat izin keluar masuk (SIKM) yang telah dikeluarkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Jika ada pemudik yang tak miliki surat tersebut, akan diminta kembali ke tempat asal.

Ada beberapa kendaraan yang diperbolehkan melakukan perjalanan memasuki wilayah DKI Jakarta selain kendaraan pribadi dan angkutan penumpang, yakni kendaraan dinas, petugas, ambulans, pemadam kebakaran, serta angkutan logistik.

"Untuk itu masyarakat yang akan kembali ke Jakarta diimbau mengurus SIKM terlebih dahulu agar perjalanan lancar dan nyaman," jelasnya.

1 dari 2 Halaman

Berikut Syarat Membuat SIKM:

Berdomisili Jakarta

1. Surat pengantar dari ketua RT serta diketahui Ketua RW tempat tinggal

2. Surat pernyataan sehat bermeterai

3. Surat keterangan

- perjalanan dinas keluar Jabodetabek (untuk perjalanan sekali)

- surat keterangan bekerja bagi pekerja yang tempat kerjanya berada di luar Jabodetabek (untuk perjalanan berulang)

- surat keterangan memiliki usaha di luar Jabodetabek yang diketahui oleh pejabat berwenang (untuk perjalanan berulang)

4. Pasfoto berwarna

5. KTP

2 dari 2 Halaman

Domisili Non-Jabodetabek

1. Surat keterangan dari kelurahan/desa asal

2. Surat pernyataan sehat bermeterai

3. Surat Keterangan Bekerja di DKI Jakarta dari tempat kerja (untuk perjalanan berulang)

4. Surat Tugas/Undangan dari instansi/perusahaan tempat bekerja di Jakarta

5. Surat jaminan bermeterai dari keluarga atau tempat kerja yang berada di Provinsi DKI Jakarta yang diketahui oleh Ketua RT setempat (untuk perjalanan sekali)

6. Surat keterangan domisili tempat tinggal dari kelurahan di Jakarta untuk pemohon dengan alasan darurat

7. Pasfoto berwarna

8. KTP

(kpl/ahm)

KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami