Sejarah Main Bobot di MotoGP Rupanya Berawal dari Motor Ini

Pembagian berat dari sebuah motor MotoGP sangatlah penting, dan ini lah motor yang memulainya.

Sabtu, 21 Mei 2016 21:30
Foto: totalmotorcycle.com
Editor : Fitradian Dhimas

Otosia.com - Segala aspek diperhitungan di sepeda motor MotoGP termasuk dalam urusan pengaturan tata letak agar bobot imbang. Namun, ini sebenarnya baru terjadi pada tahun 2004.

Apa yang terjadi di tahun itu? Pengaturan bobot rupanya menjadi hal baru setelah kebanyakan para insiyur berkutat pada performa mesin. Ceritanya rupanya diawali dari sepeda motor Yamaha R1, delapan belas tahun lalu.

"R1 waktu pertama dibuat tahun 1998, gearbox-nya itu shaft-nya paralel sehingga panjang mesin menjadi lebih pendek. Makanya R1 setelah 1998, weight distribution roda depan-roda belakangnya itu menjadi lebih seimbang karena wheel travel-nya menjadi lebih panjang," urai M Abidin, GM Service and Motorsport Yamaha Indonesia Motor Manufacturing.

Hal ini ternyata oleh Yamaha diaplikasikan di M1, sepeda motor yang kemudian mengantarkan Valentino Rossi menjadi juara.

Setelah itu, menurut Abidin, banyak tim MotoGP menganut sistem gearbox tersebut. Hal ini berawal dari R1 tahun 1998.

"Makanya motor MotoGP era kemari itu bisa lebih kecil, kompak, ringan, dan bermainnya di weight distribution, di geometri. Mainannya sudah bukan di engine. Menurut saya itu fenomenal."

BERITA TERKAIT LAINNYA

(kpl/why/fdk)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami