Sedih, Driver Ojol Sampai Menangis Setelah Orderan Dibatalkan

Video seorang driver ojek online menangis hingga sesenggukan viral di media sosial. Diketahui, dia menangis lantaran orderannya dibatalkan.

Jum'at, 08 November 2019 08:15
Sedih, Driver Ojol Sampai Menangis Setelah Orderan Dibatalkan Driver ojek online (Instagram/ndorobeii)

Editor : Dini Arining Tyas

Otosia.com - Selalu ada risiko di balik setiap pekerjaan. Entah besar atau kecil. Termasuk pekerjaan sebagai driver ojek online.

Para driver ojek online harus memutari kota untuk mengantar penumpang, membeli pesanan makanan, bahkan mengantarkan barang. Risiko yang paling sering mereka rasakan adalah ketika konsumen membatalkan pesanan.

Padahal terkadang, driver ojek online sudah setengah mengerjakan apa yang dipesan. Beragam ekspresi ditunjukkan oleh para driver ojek online kala konsumen membatalkan pesanan. Ada yang ikhlas menerima, tapi tak sedikit yang menunjukkan emosinya.

Baru-baru ini viral video seorang driver ojek online yang menangis lantaran pelanggannya membatalkan pesanan. Video yang diunggah akun Instagram @ndorobeii itu menunjukkan driver ojek online yang menangis hingga sesenggukan sembari menceriakan permasalahannya ke seseorang yang merekamnya.

1 dari 2 Halaman

Sedang Butuh uang

Menurut dream.co.id, driver tersebut diketahui bernama Darto. Seorang netizen yang mengaku sebagai tetangga Darto mengatakan bahwa kesedihannya pecah lantaran dia tengah membutuhkan uang untuk keluarga. Bukannya uang yang didapat, Darto tertimpa apes karena pesanannya dibatalkan pelanggan.

Diketahui Darto berkerja sebagai ojek online untuk menghidupi ibu dan adiknya. "Keluarga saya kasih liat video itu, ibunya langsung nangis karena kasian melihat anaknya begitu susah ngidupin dia dan adiknya," ujar tetangga Darto yang tak ingin disebutkan namanya.

Sumber: Brilio.net

2 dari 2 Halaman

Video

(kpl/tys)

Join Otosia.com
KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami