Seberapa Besar Minat Orang Indonesia terhadap Mobil Listrik?

Penggunaan kendaraan listrik secara luas masih terhalang oleh ketersediaan stasiun pengisian daya dan kesalahpahaman tentang keamanan, keandalan dan jarak tempuh mobil listrik.

Kamis, 05 September 2019 16:15
Seberapa Besar Minat Orang Indonesia terhadap Mobil Listrik? Nissan LEAF (Otosia.com/Nazarudin Ray)

Editor : Ahmad Muzaki
Reporter : Nazarudin Ray

Otosia.com - Pemerintah terus berupaya mempercepat pertumbuhan industri kendaraan listrik di Indonesia. Upaya ini selaras dengan tren dunia yang terus bergerak ke penggunaan kendaraan yang hemat energi dan ramah lingkungan.

Hal ini seiring implementasi Peraturan Presiden Nomor 55 tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan.

Namun, seberapa besar minat orang Indonesia terhadap kendaraan listrik di saat kesiapan infrastrukturnya belum memadai? Menurut penelitian dari Frost & Sullivan untuk Nissan menunjukkan bahwa empat dari sepuluh pelanggan di Indonesia (41%) terbuka terhadap kemungkinan membeli kendaraan listrik sebagai mobil mereka berikutnya.

Namun, penggunaan kendaraan listrik secara luas masih terhalang oleh ketersediaan stasiun pengisian daya dan kesalahpahaman tentang keamanan, keandalan dan jarak tempuh mobil listrik.

”Kerjasama antara para produsen mobil, pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya sangatlah penting untuk mempercepat elektrifikasi di Indonesia,” kata tutur Isao Sekiguchi, Presiden Direktur Nissan Indonesia.

1 dari 2 Halaman

Nissan LEAF Masuk Indonesia

Nissan LEAF Masuk Indonesia

Namun Nissan meyakini bahwa pasar kendaraan listrik akan terus berkembang di Indonesia sejalan dengan tersedianya infrastruktur yang memadai, termasuk kebijakan-kebijakan yang memudahkan produsen otomotif untuk memasarkan kendaraan listrik di Tanah Air.

Karena itu, Nissan sudah memastikan akan memasarkan mobil listrik mereka Nissan LEAF pada tahun depan.

Sejak diluncurkan pada tahun 2010, Nissan LEAF adalah kendaraan listrik pertama yang dipasarkan untuk khalayak luas, dan menjadi kendaraan listrik terlaris di dunia. Awal tahun ini, Nissan sudah mengumumkan bahwa Nissan LEAF terbaru akan masuk ke Indonesia pada 2020.

“Nissan adalah pemimpin elektrifikasi secara global. Kami telah menjual lebih dari 400.000 kendaraan listrik di 51 pasar di seluruh dunia, dan kami membawa pengalaman ini untuk membantu mempercepat penerapan kendaraan listrik di Indonesia,” ungkap Sekiguchi.

Nissan LEAF generasi kedua yang bakal masuk ke Indonesia telah dilengkapi dengan teknologi terkini. Teknologi ini mencakup e-Pedal, yang memungkinkan pengemudian dengan satu pedal. Teknologi-teknologi ini adalah bagian dari visi Nissan untuk masa depan mobilitas, yakni Nissan Intelligent Mobility.

2 dari 2 Halaman

Teknologi e-Power

Teknologi e-Power

Sementara itu pada IEMS, selain memamerkan LEAF, Nissan menampilkan teknologi e-POWER yang unik, yang menggabungkan motor listrik 100% dengan mesin bensin yang mengisi daya baterai motor listrik. Karena roda-roda mobil ini selalu ditenagai oleh motor listrik, konsumen akan merasakan pengalaman mengemudi dengan akselerasi instan seperti kendaraan listrik pada umumnya tanpa perlu mengisi ulang daya dari luar.

Baik Nissan LEAF maupun e-Power dapat dijajal pengunjung IEMS di area sekitar Balai Kartini Jakarta.

(kpl/nzr/ahm)

Join Otosia.com
KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami