Sebentar Lagi Beli BBM di Pertamina Tak Bisa Full-Tank

Hadirnya aplikasi MyPertamina membuat pembeli harus menyebut angka.

Sabtu, 01 Februari 2020 08:15
Sebentar Lagi Beli BBM di Pertamina Tak Bisa Full-Tank SPBU Pertamina (Otosia.com/ Nazar Ray)

Editor : Cornelius Candra

Otosia.com - Direktur Pemasaran dan Retail Pertamina Mas'ud Khamid mengatakan, Pertamina sudah mengarah pada transaksi nontunai untuk pengisian BBM yang menggunakan media telepon pintar (smart phone) dengan aplikasi MyPertamina. Cara ini sekaligus digunakan untuk berinteraksi dengan pelanggan.

Menurut Mas'ud, Pertamina telah mengantisipasi ?keselamatan penggunaan smartphone yang berisiko memicu kebakaran akibat radiasi sinyal saat melakukan transaksi nontunai pengisian BBM di SPBU.

?"Ya kita sudah antisipasi. Jadi kalau di luar negeri itu bayar dulu baru isi BBM, bayarnya masuk ke toko," tuturnya dalam Liputan6.com.

1 dari 2 Halaman

Cara tersebut dengan mengubah mekanisme transaksi pada SPBU, yaitu memberikan tempat khusus untuk transaksi pembelian BBM, sehingga transaksi tidak lagi dilakukan di area pengisian BBM. Setelah melakukan transaksi kendaraan baru bisa melakukan pengisian BBM.

"Jadi enggak ada cerita saya beli isi BBM full tank itu enggak ada. Jadi harus sebut angka, saya beli BBM sekian liter. Bayar dulu baru isi," ujarnya.

Untuk mengubah mekanisme pengisian BBM di SPBU, Pertamina akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu. Saat ini mekanisme tersebut pun sudah diterapkan pada SPBU di Rest Area Tol Surabaya KM 57.

2 dari 2 Halaman

"Kita harus ajari masyarakat ke depan, kita edukasi bayarnya tidak deket SPBU, kita geser dikit ke luar ke box yang itu aman.? Jadi kita biasakan masyarakat kita selama ini berpuluh tahun selama ini datang ke spbu masih di atas motor, tangki dibuka, bayar di situ, ini salah semua, harus benerin," ungkapnya.

Mas'ud menargetkan, perubahan mekanisme transaksi pengisian BBM di?terapkan secepatnya.? Dia mengakui, mekanisme baru pengisian BBM tersebut membutuhkan waktu lebih lama, namun budaya pengisian BBM saat ini perlu diubah untuk meningkatkan keselamatan.

"Memang butuh waktu tapi itu yang benar. Ke depan kalau sudah digital semua, kita lakukan bayar dulu, baru isi BBM," tandasnya.

Sumber: Liputan6.com

(kpl/crn)

KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami