Sambut Musim Libur Akhir Tahun, 3.687 SPBU Beroperasi 24 Jam

Menyambut liburan Natal dan tahun baru 2019, PT Pertamina (Persero) membentuk Satuan Tugas (Satgas) Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquified Petroleum Gas (LPG) hingga 8 Januari 2019.

Rabu, 19 Desember 2018 14:45
Pengendara mengisi bahan bakar di SPBU (Otosia.com/Nazarudin Ray)
Editor : Ahmad Muzaki
Reporter : Nazarudin Ray

Otosia.com - Menyambut liburan Natal dan tahun baru 2019, PT Pertamina (Persero) membentuk Satuan Tugas (Satgas) Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquified Petroleum Gas (LPG) hingga 8 Januari 2019.

Pembentukan Satgas ini tidak lepas dari pertumbuhan perekonomian 5,2% dan adanya cuti bersama serta libur akhir tahun yang bersamaan libur anak sekolah, yang diprediksi kebutuhan BBM naik, karena terdapat peningkatan konsumsi pada saat momen akhir tahun 2018.

Melalui Satgas ini Pertamina memastikan ketersediaan BBM untuk mereka yang berlibur maupun mudik sepanjang rute Jalan Tol dan Non Tol dan kebutuhan LPG.

Menurut Direktur Pemasaran Retail Pertamina, Mas'ud Khamid, Pertamina telah menyiapkan langkah operasional untuk memperkuat pelayanan dalam rangka menghadapi arus pergerakan kendaraan pada titik utama di Pulau Jawa dari Ibukota menuju daerah tujuan.

Pertamina menyiagakan sebanyak 3.687 Stasiun Pengisian BBM Umum (SPBU) untuk bisa beroperasi penuh 24 jam. Sementara untuk mengantisipasi kebutuhan pada masa puncak, Satgas Naru Pertamina juga menyediakan fasilitas tambahan yakni 16 Mobil Dispenser, 24 Motor Kemasan, 31 KiosK Pertamax, 54 Buffer Tank BBM, serta 3,7 KL BBM Kemasan.

"Antisipasi kenaikan konsumsi BBM pada masa puncak, Satgas Naru Pertamina menyediakan sarana tambahan jauh lebih banyak dari tahun sebelumnya. Pengalaman mengelola kebutuhan BBM saat Satgas Lebaran Idul Fitri, Pertamina menambah volume BBM Kemasan jenis Pertamax dan Dex sekitar 32% dari 2017. Overall Pertamina mempersiapkan 125 moda layanan di sepanjang jalur mudik," ungkap Mas'ud.

Mas'ud Khamid menambahkan, pada masa operasi Satgas Naru tahun ini, Pertamina memprediksi permintaan terhadap produk unggulan mengalami peningkatan signifikan. BBM Pertamax yang digunakan kendaraan pribadi diperkirakan melonjak hingga 6%, sementara BBM beroktan paling tinggi Pertamax Turbo hingga 3%.

Demikian halnya dengan Pertamina Dex, Pertamina juga memproyeksi terdapat kenaikan hingga 5%. Proyeksi kenaikan permintaan tertinggi pada BBM jenis Dexlite yang mencapai 26%.

Secara keseluruhan penyaluran BBM jenis gasoline sebesar 99,7 ribu Kilo Liter (KL) atau naik 5,6% dari kondisi normal. Sementara BBM jenis gasoil naik sekitar 2,5% sebesar 41,2 ribu KL. Satgas Naru Pertamina juga memprediksi permintaan tertinggi BBM terjadi pada Sabtu, 22 Desember 2018 dan Sabtu, 5 Januari 2019.

Baca Ini Juga Dong Otolovers

(kpl/nzr/ahm)
TAGS :
Join Otosia.com
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami