Sama-Sama Retro, Pilih Viar Vintech atau Kawasaki W175?

Pilihan motor retro di Indonesia menjadi bertambah dengan kehadiran Viar Vintech 200 dan 250. Sektor ini sebenarnya sudah dihuni oleh Kawasaki W175 yang dirilis tahun 2017 lalu.

Senin, 06 Agustus 2018 12:15
Foto: Kawasaki W175/ Kawasaki
Editor : Cornelius Candra

Otosia.com - Beberapa waktu lalu, PT Viar Motor Indonesia memperkenalkan dua model sekaligus, yakni Vintech 200 dan 250 pada gelaran GIIAS 2018. Karena bergaya retro, kedua motor tersebut nantinya akan berada satu kelas dengan Kawasaki W175 yang sudah mengaspal sejak tahun 2017 lalu. Dengan demikian, pilihan motor retro di Indonesia menjadi bertambah.

Kawasaki W175

Baik Viar Vintech maupun Kawasaki W175 sama-sama memiliki headlamp, instrumen panel, dan lampu sein bulat. Nuansa lawas keduanya juga muncul dengan penggunaan jok datar, sepasang suspensi belakang dan velg jari-jari.

Viar Vintech 200

Meski sama-sama berdesain retro, terdapat perbedaan yang cukup banyak antara Viar Vintech dan Kawasaki W175. Salah satunya ialah instrumen panel. Pada Kawasaki W175, komponen tersebut masih menggunakan sistem analog dan tidak dilengkapi dengan indikator bahan bakar, sedangkan fitur tersebut ada pada Viar Vintech.

Viar Vintech 250

Sebenarnya, ada beberapa perbedaan antara instrumen panel Viar Vintech 200 dan 250. Untuk varian 200, komponen tersebut terdiri dari tiga bagian yang semuanya menggunakan sistem analog. Sementara itu, instrumen panel Viar Vintech 250 sudah full digital dan hanya ada satu bagian.

Perbedaan lainnya terletak pada spion. Komponen tersebut pada Viar Vintech berbentuk kotak, sedangkan spion Kawasaki W175 bulat sempurna. Bentuk tangki Viar Vintech, baik 200 maupun 250, sama-sama memiliki beberapa lekukan, berbeda dengan milik Kawasaki W175 yang cenderung lebar dan membulat.

Instrumen panel (kiri-kanan): Kawasaki W175, Viar Vintech 200, Viar Vintech 250

Perbedaan lain yang terlihat ialah kaki-kaki depan. Meski suspensi depan Viar Vintech 200 sama seperti Kawasaki W175 dengan sistem teleskopik, Viar Vintech 250 justru sudah dibekali suspensi upside-down. Selain itu, motor ini juga memiliki headlapm LED, tak seperti Viar Vintech 200 dan Kawasaki W175 yang masih menggunakan bohlam.

Sementara itu, sektor belakang Viar Vintech 250 terbilang lebih canggih ketimbang Kawasaki W175 dan Viar Vintech 200. Pasalnya, motor tersebut sudah menggunakan suspensi belakang tabung dan rem cakram.

Lampu utama (kiri-kanan): Kawasaki W175, Viar Vintech 200, Viar Vintech 250

Beralih ke sektor dapur pacu, dari namanya, ketiganya mengusung mesin yang berbeda. Kawasaki W175 mengandalkan mesin 1-silinder 177 cc bertenaga 9,6 kw. Sementara itu, Viar Vintech 200 dibekali mesin 1-silinder 200cc yang mampu memuntahkan daya sebesar 13,8 kw, sedangkan Viar Vintech 250 mendapat dapur pacu 250cc 1-silinder dengan tenaga mencapai 15 kw.

Soal harga, Kawasaki W175 menjadi yang tertinggi, Rp30 jutaan untuk varian standar dan versi SE dibanerol Rp31 jutaan. Harga jual Viar Vintech 250 mencapai Rp29 jutaan, sedangkan Viar Vintech 200 hanya Rp22 jutaan.

BACA INI JUGA DONG OTOLOVERS

(kpl/crn)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami