Rio Haryanto Ungkap Manfaat Beli Mobil Hybrid

Pembalap asal Indonesia, Rio Haryanto menjelaskan manfaat membeli mobil hybrid.

Rabu, 24 Juli 2019 19:15
Rio Haryanto Ungkap Manfaat Beli Mobil Hybrid Rio Haryanto (Merdeka.com)

Editor : Cornelius Candra

Otosia.com - PT Toyota Astra Motor (TAM) pada April lalu merilis mobil hybrid terbaru mereka, Toyota C-HR Hybrid. SUV compact ini dihadirkan sebagai salah satu bentuk mewujudkan kendaraan yang ramah lingkungan. Salah satu pembeli Toyota C-HR Hybrid seharga Rp 523 juta adalah Rio Haryanto, pebalap nasional yang pernah menjadi pebalap tim balap F1 Manor Racing.

Bagaimana kesan Rio terhadap mobil hybrid yang mengusung tenaga baterai ini?

Kata Rio, pengendaraan mobil hybrid seperti C-HR Hybrid secara umum sama dengan mobil lain. Bahkan secara noise lebih baik, karena mobil berjalan dengan tenaga dari baterai nyaris tanpa suara, sehingga suasana di dalam kabin pun menjadi lebih nyaman.

Mengutip dari Merdeka.com, perawatannya juga tidak merepotkan. Secara periodik memerlukan perawatan rutin sama seperti mobil mesin konvensional.

Berdasarkan data TAM, C-HR Hybrid memiliki biaya perawatan rutin Rp 3,35 juta per periode servis rutin per lima tahun. Sedangkan C-HR mesin konvensional biayanya lebih murah sedikit: Rp 3,33 juta.

"Bahkan secara akselerasi lebih baik, akibat ditenagai dengan baterai. Saat tenaga mobil menggunakan baterai, maka kita menjadi lebih hemat biaya lebih besar, karena tidak harus membeli bahan bakar," ujar Rio saat dijumpai Merdeka.com dalam acara Toyota Electrification Day di pameran GIIAS 2019, ICE BSD City, baru-baru ini.

1 dari 1 Halaman

Irit dan Rendah Emisi

Irit dan Rendah Emisi

Rio mengakui populasi mobil hybrid yang ramah lingkungan di Indonesia masih rendah. Namun, dia berharap seperti di negera tetangga, pengguna mobil ini bisa terus meningkat di Indonesia.

Toyota Indonesia sudah memasarkan mobil hybrid sejak 2007. Hingga kini, populasi mobil hybrid yang dijual Toyota lebih dari 2.000 unit di seluruh Indonesia.

Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran Toyota Astra Motor, menjelaskan pada 2017, rata-rata penjualan mobil hybrid sebanyak 14 unit per bulan baik untuk merek Toyota maupun Lexus. Sedangkan pada tahun ini, periode Januari-Juni, volumenya naik menjadi 68 unit per bulan.

Anton punya catatan benefit mobil hybrid dibandingkan mobil mesin konvensional. Misalnya sisi konsumsi bahan bakar. C-HR Hybird 1,8L memiliki konsumsi 20,8 kilometer per liter. Sedangkan mesin konvensional hanya 12,3 km per liter. Jadi lebih irit bahan bakar.

Soal akselerasi, C-HR Hybrid dari kecepatan 0-50 km per jam hanya butuh 4,12 detik. Sedangkan mesin konvensional lebih lama, yakni 4,78 detik.

Dan yang paling strategis, soal emisinya. C-HR Hybrid memiliki emisi setara 95 gram karbon dioksida (C02) per km. Sedangkan mesin konvensional 150 gr per km.

Sumber: Merdeka.com

(kpl/crn)

TAGS :
Join Otosia.com
KOMENTAR

BERITA TERKAIT


Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami