Riding Susuri Kota Los Angeles Builder Indonesia Pulang Bawa Ilmu

Usai riding bareng menyusuri kota Los Angeles, builder Indonesia tidak menyia-nyiakan perjalanan untuk mencari ilmu motor custom di kota ini.

Kamis, 26 Maret 2020 09:15
Builder Indonesia riding bareng susuri kota Los Angeles (Istimewa)
Editor : Nazarudin Ray

Otosia.com - Builder pemenang Suryanation Motorland 2019 tak menyia-nyiakan perjalanan ke Amerika Serikat jika tidak merasakan pengalaman touring di Amerika Serikat. Touring epik yang tak terlupakan bagi seluruh tim, melewati landmark populer, serta tempat-tempat historis dan legendaris di Los Angeles.

Di kota ini builder Indonesia kembali memperkaya wawasan dari dua nama besar di dunia custom motor internasional. Mereka mengunjungi dua bengkel ternama di Los Angeles, yaitu Chabbott Engineering dan Powerplant Motorcycles.

Saat bertandang ke Chabbott Engineering yang dibangun pada 2006, rombongan Indonesia  bertemu dengan pendirinya, Shinya Kimura. Shinya merupakan salah satu builder asal Jepang yang kemudian mulai merintis usaha workshop-nya di Amerika Serikat. Ia mengajak tim builder Indonesia untuk berkeliling workshop sambil berbincang akrab dan bertukar pikiran mengenai dunia custom.

"Sebagai builder, kita harus yakin dengan kemampuan dan karya yang kita buat. Konsistensi terhadap kualitas juga merupakan salah satu kunci yang paling terpenting untuk bertahan di industri ini," ujar Shinya.

"Bertemu Shinya Kimura merupakan kesempatan langka. Kami berdiskusi mengenai dunia custom, dedikasinya, dan karya-karyanya yang keren. Saya dapat banyak pelajaran berharga darinya," timpal Lufti Ardika, pemenang Suryanation Motorland Battle Surabaya.

Setelah berkunjung ke Chabbott Engineering, mereka menyambangi Powerplant Motorcycles workshop yang dirintis oleh Yaniv Evan sejak 2002. Motor garapannya banyak dipengaruhi oleh kultur hot rod dan dunia penerbangan. Yaniv mencoba membuat segala part untuk motor dengan tangannya sendiri (hand-made), mulai dari frame, sistem rem, sampai part mesinnya.

Komang Gede Santana bahkan sempat diajak Yaniv untuk riding di sekitar workshop sekaligus mencoba motor buatannya. "Seru sekali bisa mencoba motor garapan Yaniv yang sangat rapi dan detail ini. Ia bahkan membuat sendiri sebagian besar part untuk motornya. Kali ini saya banyak belajar mengenai teknik yang ia gunakan sehingga bisa membantu saya dalam membuat motor setelah kembali ke Indonesia," ujar Komang Gede Santana Putra.

Perjalanan rombongan builder Tanah Air di hari terakhir dimanfaatkan dengan menjelajah kota Los Angeles dengan riding. Touring epik ini dimulai di EagleRider setelah mendengarkan briefing yang dilakukan oleh Bucek selaku road captain tim riding di Amerika Serikat, tentang safety riding dan rute yang akan dilewati.

Setelah mampir sebentar di landmark populer, yaitu Hollywood Sign, mereka melewati Mulholland Drive yang menyajikan pemandangan menakjubkan. Tim Suryanation Motorland bisa melihat Los Angeles Basin dan San Francisco Valley dari jalan tersebut. Tak ketinggalan rumah-rumah mewah yang berjejer di sepanjang jalan, beberapa di antaranya milik selebritis Hollywood.

Pemberhentian selanjutnya adalah Neptune's Net, sebuah restauran seafood bersejarah yang dibangun pada 1956 oleh pensiunan astronot NASA, Eastman Jacobs. Usai makan siang mereka kembali ke EagleRider dengan jalur berbeda. Kali ini mereka melewati Pacific Coast Highway dan Santa Monica Pier yang legendaris. 

"Buat saya, perjalanan ini sangat berkesan. Tidak semua orang mendapatkan kesempatan langka ini," aku Budi Kurniawan, pemenang Suryanation Motorland Battle Medan.

Riding Susuri Kota Los Angeles Builder Indonesia Pulang Bawa Ilmu 
Builder pemenang Suryanation Motorland 2019 tak menyia-nyiakan perjalanan ke Amerika Serikat jika tidak merasakan pengalaman touring di Amerika Serikat. Touring epik yang tak terlupakan bagi seluruh tim, melewati landmark populer, serta tempat-tempat historis dan legendaris di Los Angeles.Los Angeles.

Di kota ini builder Indonesia kembali memperkaya wawasan dari dua nama besar di dunia custom motor internasional.  Mereka mengunjungi dua bengkel ternama di Los Angeles, yaitu Chabbott Engineering dan Powerplant Motorcycles.

Saat bertandang ke Chabbott Engineering yang dibangun pada 2006, rombongan Indonesia  bertemu dengan pendirinya, Shinya Kimura. Shinya merupakan salah satu builder asal Jepang yang kemudian mulai merintis usaha workshop-nya di Amerika Serikat. Ia mengajak tim builder Indonesia untuk berkeliling workshop sambil berbincang akrab dan bertukar pikiran mengenai dunia custom.

"Sebagai builder, kita harus yakin dengan kemampuan dan karya yang kita buat. Konsistensi terhadap kualitas juga merupakan salah satu kunci yang paling terpenting untuk bertahan di industri ini," ujar Shinya.
"Bertemu Shinya Kimura merupakan kesempatan langka. Kami berdiskusi mengenai dunia custom, dedikasinya, dan karya-karyanya yang keren. Saya dapat banyak pelajaran berharga darinya," timpal Lufti Ardika, pemenang Suryanation Motorland Battle Surabaya.

Setelah berkunjung ke Chabbott Engineering, mereka menyambangi Powerplant Motorcycles workshop yang dirintis oleh Yaniv Evan sejak 2002. Motor garapannya banyak dipengaruhi oleh kultur hot rod dan dunia penerbangan. Yaniv mencoba membuat segala part untuk motor dengan tangannya sendiri (hand-made), mulai dari frame, sistem rem, sampai part mesinnya.

Komang Gede Santana bahkan sempat diajak Yaniv untuk riding di sekitar workshop sekaligus mencoba motor buatannya. "Seru sekali bisa mencoba motor garapan Yaniv yang sangat rapi dan detail ini. Ia bahkan membuat sendiri sebagian besar part untuk motornya. Kali ini saya banyak belajar mengenai teknik yang ia gunakan sehingga bisa membantu saya dalam membuat motor setelah kembali ke Indonesia," ujar Komang Gede Santana Putra.

Perjalanan rombongan builder Tanah Air di hari terakhir dimanfaatkan dengan menjelajah kota Los Angeles dengan riding. Touring epik ini dimulai di EagleRider setelah mendengarkan briefing yang dilakukan oleh Bucek selaku road captain tim riding di Amerika Serikat, tentang safety riding dan rute yang akan dilewati.

Setelah mampir sebentar di landmark populer, yaitu Hollywood Sign, mereka melewati Mulholland Drive yang menyajikan pemandangan menakjubkan. Tim Suryanation Motorland bisa melihat Los Angeles Basin dan San Francisco Valley dari jalan tersebut. Tak ketinggalan rumah-rumah mewah yang berjejer di sepanjang jalan, beberapa di antaranya milik selebritis Hollywood.

Pemberhentian selanjutnya adalah Neptune's Net, sebuah restauran seafood bersejarah yang dibangun pada 1956 oleh pensiunan astronot NASA, Eastman Jacobs. Usai makan siang mereka kembali ke EagleRider dengan jalur berbeda. Kali ini mereka melewati Pacific Coast Highway dan Santa Monica Pier yang legendaris. 

"Buat saya, perjalanan ini sangat berkesan. Tidak semua orang mendapatkan kesempatan langka ini," aku Budi Kurniawan, pemenang Suryanation Motorland Battle Medan.

 

 

(kpl/nzr)
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami