Riding Fun Bersama Yamaha R25 di Pulau 'Laskar Pelangi'

Jalan-jalan dengan motor ke lokasi wisata eksotik tanpa perlu memuntir gas dalam-dalam, sekadar menikmati perjalanan dan keindahan alam adalah sebuah pengalaman menarik. Turing Fun Adventure semacam inilah yang kemudian disajikan Yamaha kepada media dan beberapa konsumen menikmati ‘surga’ di pulau Belitung bersama R25 dan R15, Jumat-Senin (28-31/8).

Jum'at, 29 Agustus 2014 18:15
Riding Fun Yamaha R25 (istimewa)
Editor : Ahmad Khoirudin

Otosia.com - Jalan-jalan dengan motor ke lokasi wisata eksotik tanpa perlu memuntir gas dalam-dalam, sekadar menikmati perjalanan dan keindahan alam adalah sebuah pengalaman menarik. Turing Fun Adventure semacam inilah yang kemudian disajikan Yamaha kepada media dan beberapa konsumen menikmati 'surga' di pulau Belitung bersama R25 dan R15, Jumat-Senin (28-31/8).

Acara Turing Fun Adventure bersamaan dengan event Belitung CBU Festival yang digelar pada hari yang sama. Yamaha juga melibatkan komunitas pengguna moge berbagai merek untuk memeriahkan festival tersebut. Hari pertama rute menempuh start dari hotel Aston - Polres Belitung Barat - Keramik - Badau - Aik Mungkuy - Bulu Tumbang - Lor In - Tanjung Tinggi. 

Ada 4 grup biker dalam perjalanan ini. Grup satu Yamaha Riders CBU (YRC) dan tim R25. Grup 2 tim SF dan YRS, grup 3 Tagor dan PMC, grup 4 FGC & HJRC.

Rombongan hari pertama melalui rute dengan beragam karakter jalan. Namun lantaran turing bersifat fun, tidak banyak hal untuk menguji kemampuan Yamaha R25 ketika diajak melibas beragam tantangan di jalur turing. Jalur yang dipilih pun di hari pertama berkisar 100 km, baik itu trek lurus dan menikung, tikungan yang membutuhkan kecepatan, jalan panjang lurus yang tiba-tiba naik, lalu turun, jalan berdebu dan tidak rata. Ini juga menjadi tantangan setiap rider penunggang R25. 

Kami tak banyak catatan soal R25 – maklum ini lebih sekadar 'jalan-jalan santai'. Tetapi bagaimanapun ada sedikit gambaran bagaimana enaknya R25 diajak melibas aspal Belitung, yang kombinasi naik turun dan tikungan panjang. Memuntir gas dalam-dalam pun tak dilakukan, hanya lebih banyak mencari tahu soal bagaimana R25 mumpuni diajak melahap tikungan luar kota dan rem. Tokh soal power otosia pernah menjajalnya di sirkuit Sentul beberapa waktu lalu.

Posisi tangki, cukup dirasa tidak menghambat gaya kami melakukan cornering panjang, apalagi gaya stang R25 lebih membungkuk, bukan sport turing. Selepas belokan, putaran mesin begitu cepat naik. 

Soal rem patut diacungi jempol, kendati saat dipacu tidak dalam kecepatan penuh. Saat terlena mempertahankan gas atau putaran rpm menengah, supaya tenaga tidak terlalu ngedrop saat keluar tikungan. Lalu,  kami bersiap-siap dikagetkan dengan tikungan panjang naik-turun yang menantang. Kami mencoba kombinasi engine break dan pengereman. Beban dalam mengendalikan tenaga Yamaha R25 terasa ringan mengingat rem didukung cakram floating 298 mm, piston ganda untuk depan, sementara belakang memakai cakram 220 mm dengan piston tunggal.

Daya redamnya didukung suspensi depan Telescopic Fork (diameter 41 mm) sementara suspensi belakang Monocross.

Di hari pertama, secara keseluruhan, akeselerasi dan respons setiap perpindahan gigi begitu membuat asa penunggangnya terpuaskan, apalagi saat dibesut di jalur sepi lurus, penuh kelokan, dan kontur aspal naik-turun, seiring pula dihibur nuansa eksotisnya pulau Belitung yang membuat kami larut menikmati perjalanan. Rute pendek yang kami lalui – meski sempat diguyur hujan - setidaknya memungkinkan kami untuk berniat kembali menjajal motor ini menyusuri seluruh tempat 'Laskar Pelangi' yang belum kami jamah sebelumnya.

"Pulau Belitung adalah salah satu destinasi utama wisata dan memiliki daya tarik tersendiri. Dengan adanya acara ini, saya ingin nuansa acara legendaris Isle of Man ditambah nuansa brotherhood-nya bisa dirasakan teman-teman di Indonesia," ujar Eko Prabowo, GM Marketing Communication and Community Development Yamaha Indonesia.

Di hari kedua, rombongan bergerak ke Belitung Timur. Rute yang dilewati dari hotel Aston menuju Bandara - Aik Mungkuy - Jalan Tengah - Polres Belitung Timur. Lalu perjalanan kembali finis di hotel Aston. Dengan kondisi lelah fisik, peserta adventure harus istirahat dulu memulihkan badan. Malamnya baru dihibur dengan entertainment dancer, funfair, DJ Performance.

Di hari ketiga event ini, diisi dengan have fun di Pulau Lengkuas. Perahu kayu motor mengantarkan para peserta ke pulau itu menikmati permainan Banana Boat.

Deretan Berita Terbaru Yamaha YZF R25

    (kpl/nzr/rd)
    TAGS :
    KOMENTAR

    BERITA TERKAIT





    Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
    Pilih Mobilmu Sekarang

    Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami