Restorasi Mobil Jepang Lebih Sulit Dari Mobil Eropa

Justru mobil Eropa lah yang paling mudah untuk direstorasi, lantaran suku cadangnya lebih banyak ditemukan di pasaran Indonesia.

Minggu, 17 April 2016 07:00
Foto: Nazar Ray
Editor : Sony

Otosia.com - Mencari komponen merupakan bagian tersulit dalam merestorasi sebuah mobil tua. Masing-masing mobil memiliki tingkat kesulitan tersendiri untuk urusan ketersediaan komponen.

Namun, siapa sangka mobil Jepang yang banyak beredar di Indonesia menjadi yang paling tersulit untuk direstorasi. Justru mobil Eropa lah yang paling mudah untuk direstorasi, lantaran suku cadangnya lebih banyak ditemukan di pasaran Indonesia.

"Nyari komponen untuk merestorasi mobil Eropa lebih mudah daripada mobil Jepang," aku Andre dari Atsashi Sumoto's Garage.

Dengan banyaknya kendaraan Jepang di Indonesia, penggunaan komponen ikut meningkat. Sehingga komponen mobil tua Jepang menjadi lebih sulit ditemukan di pasaran.

"Sederhananya hukum demand dan supply saja. Jadi komponen mobil Eropa lebih banyak beredar karena jarang mobilnya," terangnya.

Mengimpor menjadi salah satu cara dalam memenuhi kebutuhan suki cadang yang sulit ditemui di Indonesia. Soalnya, tren restorasi di luar cukup berbeda dengan di Indonesia. Sehingga keberadaan komponen masih bisa ditemui dengan mudah.

"Kalau impor dari luar sebenarnya sama saja, memang dari segi harga pasti lebih mahal," jelasnya.

(kpl/fid/sno)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami