Resmi, Ojek dan Taksi Online Dilarang Beroperasi di Indonesia!

Kementerian Perhubungan memutuskan melarang ojek maupun taksi yang berbasis online beroperasi karena dinilai tidak...

Jum'at, 18 Desember 2015 07:15
Ilustrasi go-jek by go-Jek.com
Editor : Nurrohman Sidiq

Otosia.com - Setelah berbagai kasus mendera perusahaan penyedia jasa ojek dan taksi online di Indonesia, pemerintah lewat Kementerian Perhubungan akhirnya resmi menyatakan bahwa layanan tersebut dilarang beroperasi, karena dinilai tidak memenuhi ketentuan sebagai angkutan umum.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Djoko Sasono dalam konferensi pers menjelaskan, pelarangan tersebut tertuang dalam Surat Pemberitahuan Nomor UM.3012/1/21/Phb/2015 yang telah ditandatangani oleh Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, 9 November 2015.

Sebagai salah satu penyedia jasa yang selama ini dianggap termasuk dalam kategori angkutan umum, ojek maupun taksi berbasis daring (online), dijelaskan oleh Djoko kepada Merdeka.com, Kamis (17/12/2015), jika pengoperasiannya tidak memenuhi peraturan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dan Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2014 Tentang Angkutan Jalan.

Djoko mempertegas sebenarnya pemerintah tidak memiliki masalah bagi para pengusaha untuk melakukan bisnis start-up. Akan tetapi, bisnis tersebut akan berbuah masalah apabila menggunakan angkutan pribadi untuk angkutan umum yang tidak berizin apalagi tidak memenuhi peraturan dan hukum.

Surat keputusan dari pemerintah tersebut selanjutnya, menurut Djoko, ditujukan untuk Korps Lalu Lintas Polri, Kapolda dan Gubernur di seluruh Indonesia. Adapun armada ojek online yang disebutkan oleh Djoko antara lain sejenis GO-JEK, Go-Box, Grab Bike, Grab Car, Blue Jek, Lady-Jek.

KABAR MENARIK BERIKUTNYA

(kpl/sdi)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami