Remeh, Tapi Mendirikan Sepeda Motor yang Terjatuh Tak Boleh Asal

Sepeda motor yang terjatuh sesegera mungkin berdirikan, tapi tak bisa tiba-tiba atau asal-asalan karena terlalu berisiko.

Jum'at, 21 Februari 2020 15:15
Remeh, Tapi Mendirikan Sepeda Motor yang Terjatuh Tak Boleh Asal Ilustrasi motor terjatuh (bikesrepublic.com)

Editor : Dini Arining Tyas

Otosia.com - Salah satu risiko mengendarai sepeda motor adalah kecelakaan, minimal jatuh sendiri. Nah, jika sepeda motor dalam kondisi tergeletak di jalan, ada baiknya untuk segera dipindahkan.

Tapi saat proses memindahkan atau mendirikan sepeda motor, rupanya tak bisa sembarangan lho Otolovers. Menurut laman MPM Honda Jatim, jika sembarangan maka akan banyak risiko yang dialami.

Contohnya, badan Otolovers bisa ikut terjatuh ke arah berlawanan karena sepeda motor terlalu berat. Ada beberapa langkah mendirikan sepeda motor yang jatuh lho, berikut caranya:

 

1 dari 2 Halaman

Pertama, pastikan mesin sepeda motor dalam keadaan mati. Sehingga tidak ada kemugkinan tuas gaas yang tak sengaja tertarik yang membuat kendaraan melaju. Jika itu adalah sepeda motor manual, maka aktifkan persneling agar tak dalam keadaan netral.

Kedua, Putar setang motor ke arah yang terjatuh dan coba luruskan. Jika sepeda motor jatuh ke sisi kanan, Otolovers disarankan untuk membuka stang ke sampng untuk menopang motor saat berdiri.

Ketiga, posisikan badan setengah jongkok dengan tumpuan kaki terkuat di bagian depan. Belakangi motor dengan memposisikan bokong pada bagian tengah jok, buatlah senyaman mungkin agar tidak mengakibatkan cedera pada punggung.

2 dari 2 Halaman

Keempat, dengan posisi setengah jongkok, Otolovers harus memastikan titik pegangan pada motor. Satu tangan memegang ujung setang (handle kanan atau kiri), gunakan tangan satunya utnuk memegang bagian rangka, sasis, atau bodi sepeda motor pada bagian yang paling rendah, kamu juga bsia memegang pijakan kakai penumpang untuk menahaan bobot motor.

Kelima, posisikan kaki dalam jarak dekat. Posisi dagu harus lurus ke depan bukan ke bawah. Tujuannya, untuk memberi kekuatan dan menghindari cedera punggung. Lalu dorong dengan kaki dan bokong sampai motor berdiri. Dorong motor secara perlahan sambil melihat apakah posisi motor sudah tepat saat berdiri. Jika motor sudah tegak, turunkan standar samping.

(kpl/tys)

KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami