Pembatasan Pembelian BBM Subsidi, Setiap Kendaraan Hanya Boleh Isi Pertalite 120 Liter per Hari

Oleh Ahmad Muzaki pada 19 Sep 2022, 19:07 WIB
Diperbarui 19 Sep 2022, 19:07 WIB
Pertalite. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman
Pertalite. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Otosia.com, Jakarta Agar tepat sasaran, PT Pertamina Persero mulai melakukan uji coba pembatasan pembelilan BBM sejak awal September 2022 lalu. Setiap kendaraan hanya dibolehkan mengisi Pertalite 120 liter per hari.

"Jumlah pembelian maksimal Pertalite 120 liter per hari," kata Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting kepad merdeka.com, Jakarta, Senin (19/9).

Bila kendaraan tersebut sudah membeli sampai batas maksimal, maka sistem yang digunakan SPBU tidak bisa mengeluarkan bensin yang dibeli.

"Kendaraan yang sudah mencapai batas volume pembelian BBM per hari, secara otomatis sistem tidak akan dapat mengisi kembali. Secara sistem pompa akan lock, sehingga pompa tidak bisa mengisi lagi di atas itu," imbuhnya.

Video Terpopuler saat Ini

Sementara

Irto menjelaskan batasan 120 liter per hari ini masih angka sementara. Hanya untuk batas bawaan (default) dalam sistem yang digunakan Pertamina. "Itu masih angka sementara sebagai default di sistem," kata dia.

Angka tersebut nantinya akan disesuaikan Pertamina dengan ketersediaan sisa volume BBM subsidi. Termasuk dengan ketentuan pembatasan pembelian BBM subsidi yang aturannya masih belum diputuskan pemerintah.

"Akan kita sesuaikan nanti dengan ketentuan dan kuota BBM subsidi yang tersisa," kata Irto.

Pencatatan

Selama masa uji coba, pemerintah mencatat semua nomor polisi dari kendaraan yang mengisi bensin di SPBU. Pencatatan ini hanya dilakukan pada kendaraan yang belum mendaftar sebagai penerima BBM subsidi di My Pertamina.

"Pencatatan hanya berlaku pada kendaraan yang belum mendaftar subsidi Tepat MyPertamina," kata Irto.

Sedangkan untuk kendaraan yang sudah terdaftar sebagai penerima subsidi hanya tinggal menunjukkan QR code saat mengisi bensin di SPBU.

Penulis: Anisyah A Faqir

Sumber: Merdeka.com

https://www.newshub.id/interactive2/3791

 

Lanjutkan Membaca ↓
Berita Terkini Selengkapnya