Demi Keselamatan, Mercedes-Benz Undang Konsumen Melaporkan Masalah Takata Airbag

Oleh Iwan Tantomi pada 15 Sep 2022, 00:01 WIB
Diperbarui 15 Sep 2022, 00:01 WIB
Demi Keselamatan, Mercedes-Benz Undang Konsumen Melaporkan Masalah Takata Airbag
Credit: Shutterstock.com/D-G Studio

Otosia.com, Jakarta Demi memastikan keselamatan konsumen, Mercedes-Benz masih terus menyuarakan kampanye keselamatan modul Takata Airbag untuk model-model tertentu kendaraannya. Lewat kampanye ini pula Mercedes-Benz ingin konsumen mendapatkan pemahaman yang lebih dalam terkait kondisi modul airbag dalam kendaraan setelah waktu lama.

Selain itu, bagi pihak Mercedes-Benz, keamanan pelanggan merupakan prioritas utama. Bukan tanpa sebab kenapa hal tersebut menjadi salah satu fokus utama Mercedes-Benz. Pada pertengahan 2019 lalu Mercedes-Benz memutuskan untuk melakukan recall secara global pada model-model mobil penumpang, khususnya yang komponen airbag Takata-nya berpotensi bermasalah.

Di antara kendaraan penumpang Mercedes-Benz yang beredar di Indonesia dan terdampak kampanye keselamatan ini terdiri dari berbagai platform. Mulai dari model W169 (A-Class), W204 (C-Class), C207 (E-Class Coupe), W212 (E-Class), W164 (ML), W171 (SLK). Selain itu, model W251 (R-Class), C/R197 (SLS AMG), W906 (Sprinter) dan W639 (Vito/van) keluaran periode 2004 – 2016 telah diidentifikasi sebagai model yang tercakup dalam program ini.

Video Paling Dicari saat Ini

Tawarkan Solusi untuk Mengatasi Masalah pada Takata Airbag

Sebagai solusi untuk menangani hal tersebut, Mercedes-Benz bahkan terus bekerja sama dengan pihak berwenang dan Joyson Safety Systems, yang tak lain perusahaan penerus Takata. Tujuannya untuk bertukar informasi terkait temuan dan kondisi terkini.

Pihak Mercedes-Benz juga meyakinkan pelanggan bahwa semua mobil penumpang Mercedes-Benz yang diproduksi saat ini tidak lagi dilengkapi dengan Takata atau airbag pabrikan lain yang berbahan dasar amonium nitrat sebagai propelan utama.

Kondisi Iklim Dapat Berpengaruh pada Takata Airbag

Seperti diketahui, dalam kondisi iklim tertentu propelan di generator gas di kantong udara Takata dapat menyebabkan perubahan kimiawi. Jika terjadi kecelakaan yang menyebabkan airbag mengembang, generator gas beresiko untuk pecah. Nah, pecahan komponen keras ini yang dapat berpotensi fatal kepada penumpang.

Meski belum ada kasus di lapangan pada model kendaraannya, tetapi sebagai tindakan pencegahan, Mercedes-Benz telah mengambil langkah penggantian kantung udara atau airbag. Pihak Mercedes-Benz terus menjunjung tinggi transparansi dan kontrol kualitas yang ketat, karena keselamatan pelanggan adalah prioritas tertinggi setiap saat.

Undang Konsumen untuk Memeriksakan Kendaraan Miliknya

Lebih lanjut, pihak Mercedes-Benz juga mengimbau semua pelanggan yang mobilnya terkena dampak dapat memeriksakan VIN kendaraan langsung di microsite Mercedes-Benz. Jadi pemilik mobil dapat mengecek apakah mobilnya mengikuti kampanye ini dengan memasukkan nomor VIN mobil ke situs ini. Apabila masuk dalam kampanye tersebut, pemilik kendaraan yang terkena recall dapat mengunjungi bengkel resmi dan dilakukan penggantian secara gratis.

Adapun estimasi waktu pengerjaannya antara 1 jam untuk airbag pengemudi, hingga 5 jam untuk airbag bagian pengemudi dan penumpang depan. Untuk mengonfirmasi apakah mobil mereka telah diidentifikasi untuk program pemantauan sukarela ini atau tidak, konsumen bisa menghubungi Customer Care Centre 1-5000-50.

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait

Berita Terkini Selengkapnya