Kaca Mobil Terlalu Sering Dipoles Cairan Pembersih Jamur, Ini Dampak Buruknya

Oleh Redaksi Otosia pada 06 Agu 2021, 10:15 WIB
Diperbarui 06 Agu 2021, 10:15 WIB
Ilustrasi pembersihan kaca. (YouTube/ChrisFix)
Ilustrasi pembersihan kaca. (YouTube/ChrisFix)

Otosia.com Kaca mobil wajib secara rutin dibersihkan karena terkait keselamatan berkendara. Kondisi kaca yang berjamur dan kotor dapat mengganggu visibilitas, sehingga dapat menimbulkan bahaya di jalan.

Untuk membersihkan kaca, sudah tersedia beragam produk di pasaran. Isinya berupa cairan yang berfungsi untuk menghilangkan kotoran atau jamur. Apakah aman terus-menerus kaca diberikan cairan pembersih?

 

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/dit)

Next

Hadyatma Pratama, pemilik BOSS Car Wash Depok, menjelaskan ada beberapa hal yang patut diperhatikan saat menggunakan pembersih kaca mobil.

Menurutnya, pembersih kaca mobil memang digunakan untuk menghilangkan kotoran di kaca, namun idealnya hanya digunakan untuk pembersihan jamur saja.

"Kalau untuk pembersih kaca bagusnya fokus sama jamur saja," katanya kepada Otosia, Rabu (4/8/2021).

Next

Selain itu pembersih kaca mobil juga dapat menghilangkan baret di kaca. Tapi jangan terlalu sering terutama dengan alat poles. Sebab lapisan terluar kaca dapat tergerus dan tidak bisa menerima pantulan cahaya dengan optimal.

"Kalaupun mau menghilangkan baret saya sarankan jangan terlalu sering. Apalagi pakai mesin poles yang biasa digunakan untuk poles kaca. Intinya, kaca yang sering dipoles menggunakan mesin pasti akan menipis," jelas Adyt, sapaan akrab Hadyatma Pratama.

Next

Di sisi lain, Adyt menambahkan sebaiknya menghindari membersihkan kaca mobil di bawah terik matahari. Pasalnya zat kandungan pembersih kaca akan menurun kualitasnya apabila terkena sinar matahari dan meninggalkan noda di kaca.

Untuk memilih pembersih kaca yang baik, dia menyarankan memakai produk glass polish. Cara pakainya cukup mudah, sama seperti memakai pembersih kaca lainnya. Hanya dibutuhkan lap bersih atau memakai mesin poles.

"Di pasaran sekarang ada yang namanya glass polish (cairannya agak kental). Itu bisa diaplikasikan dengan cara menggosok pakai tangan dengan lap microfiber ataupun dengan mesin poles," imbuhnya.

Next

Hanya saja perlu dipastikan kembali bahwa produk yang digunakan sesuai kondisi kaca kendaraan masing-masing.

"Pastikan obat yang dipilih cocok untuk semua jenis kendaraan," tutupnya.

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait

Berita Terkini Selengkapnya