Daihatsu Akui SPK Rocky Sempat Drop Bulan Juni

Oleh Redaksi Otosia pada 26 Jul 2021, 09:15 WIB
Diperbarui 26 Jul 2021, 09:15 WIB
Daihatsu Rocky 1.000cc turbo (Astra Daihatsu)
Daihatsu Rocky 1.000cc turbo (Astra Daihatsu)

Otosia.com Viralnya Daihatsu Rocky rupanya tidak serta merta menunjukkan grafik yang manis, terutama dalam hal penjualan.

Dalam kesempatan tanya jawab dengan pihak Astra Daihatsu Motor, mereka mengakui bahwa pemesanan atau pengajuan SPK untuk Rocky sempat turun atau drop di bulan Juni lalu.

Marketing and Customer Relation Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation Hendrayadi Lastiyoso mengatakan bahwa salah satu penyebab penurunan SPK adalah PPnBM. Calon pembeli, menurutnya, bimbang dalam mengambil keputusan.

 

 

 

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/nzr)

Next

"Rocky adalah salah satu model kami yang terdampak PPnBM. Kalau lihat SPK (Mei-)Juni dibandingkan (Juni-)Juli memang mengalami penurunan. Angkanya sekitar 30 persen," ujarnya.

Seperti diketahui, di tengah viralnya peluncuran Daihatsu Rocky, momen tersebut bertepatan dengan diskon PPnBM bagi kendaraan-kendaraan yang sudah 60 persen memiliki kandungan lokal secara produksi di Tanah Air.

Next

Diskon PPnBM bahkan 100 persen. Lantas rencana untuk menurunkan diskon tersebut bertahap ke 50 persen nyatanya kini luput dan pemerintah justru memperpanjang diskon 100 persen.

"Ceritanya sudah jelas, ada customer mau beli karena begitu informasi PPnBM 100 persen diperpanjang mereka menunda," kata dia.

Tidak hanya itu, kebimbangan calon pembeli juga muncul lantaran kemudian Daihatsu meluncurkan Rocky dengan mesin lebih besar, yakni Rocky 1.200 cc.

 

Next

"Juga ada 17 Juni mengumumkan (Rocky) 1.200 lalu ada beberapa customer tertarik juga yang 1.200 cc. Kebanyakan menunda ingin dapat kepastian," ujarnya.

Dalam pandangannya, penurunan di bulan Juni sebenarnya terjadi di semua model. Namun saat memasuki bulan Juli, khusus untuk Rocky, peningkatan mengimbangi angka yang drop sebelumnya.

"Juli sekarang, SPK Rocky sampai Juli sampai tanggal 14 naik sebesar 30 persen. Jadi mereka menunda tunggu sudah pasti, maka begitu pasti buka SPK di bulan Juli sehingga Juli naik lagi," pungkasnya.

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait

Berita Terkini Selengkapnya