Viral Puluhan Prajurit TNI Geruduk Sopir Angkot di Sukabumi, Begini Kronologinya

Oleh Ahmad Muzaki pada 20 Jul 2022, 11:06 WIB
Diperbarui 20 Jul 2022, 11:06 WIB
Prajurit TNI geruduk sopir angkot (Instagram/@terangmedia)
Prajurit TNI geruduk sopir angkot (Instagram/@terangmedia)

Otosia.com, Jakarta Telah terjadi keributan antara puluhan prajurit TNI dengan sopir angkot. Video yang memerlihatkan insiden ini sendiri diunggah oleh akun Instagram @terangmedia pada Selasa (19/7/2022).

Diketahui bahwa keributan ini terjadi di Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat pada Minggu (17/7/2022) malam. Berikut ini kronologi lengkapnya!

Video Paling Dicari saat Ini

Kronologi

Kejadian ini bermula saat kendaraan Danyonif 310/Kidang Kencana diserempet sebuah angkot. Karena itulah ajudan dan sopir Danyon adu mulut dengan sopir angkot.

Sebenarnya Danyon berusaha untuk melerai keributan itu, hanya saja malah mendapat serangan atau dikeroyok oleh sopir angkot lainnya.

Tak lama datang dua truk TNI yang berisi puluhan prajurit. Kemudian mereka turun dari truk dan langsung berlari ke lokasi kejadian untuk membantu rekan dan danyon.

Diketahui bahwa sebanyak 5 orang sopir angkot yang terlibat pengeroyokan berhasil diamankan.

Cuma Salah Paham

Usai kabar pengeroyokan ini viral, Kodam III/Siliwangi pun memberikan tanggapannya. Dikutip dari Merdeka.com, Kapendam III/Siliwangi, Kolonel Inf Arie Tri Hedhianto menjelaskan keributan tersebut hanya sebatas adu argumen antara prajurit dengan sopir angkot dan tidak sampai terlibat pengeroyokan.

"Nggak (bukan pengeroyokan) gak sampe pengeroyokan lah," kata Arie saat dikonfirmasi merdeka.com, dikutip Selasa (19/7/2022).

Menurutnya, keributan itu terjadi hanya karena salah paham saat rombongan yang dipimpin Komandan Batalyon Infanteri (Yonif) 310/Kidang Kencana, Mayor Inf Yudhi Hariyanto, melintas tepatnya di sekitar SPBU Cicurug.

Namun sopir angkot 09, lanjut Arie, malah tidak memberikan prioritas terhadap konvoi tersebut. Alhasil ketika ditegur sopir rombongan TNI, sopir angkot malah tidak mengindahkan dan terjadilah keributan.

"Iya, kan kalau kita konvoi kan kita yang didahulukan. Termasuk ambulans, damkar. Nah saat itu, malah dihalangi pas mau belok kok tidak dikasih," ucapnya.

"Akhirnya dia (angkot) gak mau mundur juga gitu. Nah abis itu kan Danyon adu argumen, tapi kedengaran sama prajurit itu dikeroyok, padahal melerai Danyon itu, ya melerai mundur-mundur gitu lah kira-kira," tambah Arie.

Sementara itu, peristiwa ini pun telah diselesaikan secara damai. Lima sopir angkot yang sebelumnya diamankan untuk dimintai keterangan sudah dilepaskan.

"Iya. Cuman diambil keterangan, dan sudah di lepaskan. Jadi cuman gitu," tuturnya.

Lanjutkan Membaca ↓
Berita Terkini Selengkapnya