Simak Senjata Utama Hyundai Stargazer yang Belum Dimiliki Avanza dan Xpander

Oleh Arendra Pranayaditya pada 18 Jul 2022, 12:10 WIB
Diperbarui 18 Jul 2022, 12:10 WIB
Sisi belakang Hyundai Stargazer
Sisi belakang Hyundai Stargazer Indonesia dengan distinctive H rear lamp 15/7/2022. (HMID)

Otosia.com, Jakarta Setelah beberapa kali memberi teaser, PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) secara resmi mengungkapkan Hyundai Stargazer ke publik. Mobil ini digadang-gadang akan menjadi tolak ukur baru unutk segmen LMPV.

Hyundai menjelaskan bahwa Stargazer dirancang khusus untuk kebutuhan keluarga Indonesia. Beberapa indikasi keseriusan Hyundai dalam bersaing di pasar LMPV terletak pada tampilan luar dan dalam serba modern, serta kumpulan fitur terkini yang ditawarkan.

"Produk ini didesain khusus sebagai tolak ukur baru di kelasnya. Produk terbaru yang akan dipasarkan di Tanah Air ini merupakan respon Hyundai dalam memenuhi kebutuhan dan gaya hidup modern konsumen Indonesia. Hadir dengan teknologi yang inovatif serta fitur keamanan terkini," ungkap Woojune Cha, President Director PT HMID.

 

Video Paling Dicari saat Ini

Keunggulan fitur

Salah satu cara Hyundai bersaing di segmen LMPV adalah menawarkan berbagai fitur unggulan yang belum banyak diadopsi oleh para rival.

Paling mencolok adalah penggunaan lampu LED yang panjang dan menyambung. Stargazer dilengkapi DRL LED bar memanjang mirip kepunyaan Hyundai Staria. Sedangkan di belakang ada lampu rem LED berbentuk huruf “H” yang menyambung dari satu sisi ke sisi lainnya.

Fitur ini belum banyak diadopsi pada segmen LMPV, terutama pada mobil dengan rentang harga di bawah Rp 300 juta. Mayoritas mobil di segmen ini mempunyai DRL yang terpisah atau tidak dipasangkan sama sekali.

Sama halnya dengan lampu belakang yang pada umumnya masih menggunakan model terpisah.

Interior

Fitur Interior Hyundai Stargazer Indonesia
Kumpulan fitur yang tersedia pada interior Hyundai Stargazer Indonesia 15/7/2022. (HMID)

Fitur unggulan Hyundai Stargazer juga terlihat pada bagian interiornya. Merek asal Korea Selatan itu memperkenalkan serangkaian fitur yang masih jarang digunakan pada kategori LMPV.

Sebagai contoh adalah penggunaan kursi captain seat. Fitur ini memberikan privasi dan kenyamanan untuk penumpang baris kedua, lantaran setiap kursi dilengkapi sandaran tangan dan kepala tersendiri.

Lalu penumpang baris kedua sebelah kiri juga mendapatkan tambahan fitur, yakni meja serba guna. Dengan demikian penumpang tersebut bisa melakukan aktivitas yang membutuhkan meja, seperti menggunakan gadget atau makan.

Untuk penumpang dan pengemudi di depan, Hyundai memberikan fasilitas pengecasan wireless charging. Dengan demikian pengisian daya handphone (hp) menjadi lebih mudah, terutama untuk hp yang bisa dicas secara nirkabel.

Terakhir, Hyundai Stargazer juga dilengkapi dengan speedometer layar digital berukuran 4.2 inci. Perangkat ini memberikan informasi lengkap terkait kondisi mobil, seperti tekanan angin ban melalui Tyre Pressure Monitoring System atau penanda bahaya dari teknologi Hyundai SmartSense.

Hyundai SmartSense

Hyundai SmartSense dan Blue Link
Ilustrasi fitur keselamatan Hyundai SmartSense dan Hyundai Blue Link 15/7/2022. (HMID)

Sama seperti SUV Hyundai Creta, Stargazer juga disematkan peranti keselamatan aktif berupa Hyundai SmartSense. Teknologi ini dirancang untuk mengurangi potensi terjadinya kecelakaan selama berkendara.

Ada empat fitur yang ditawarkan. Pertama adalah Forward Collision-avoidance Assist (FCA) yang secara otomatis mengeremkan mobil, jika sistem tersebut mendeteksi adanya potensi benturan depan.

Berikutnya adalah Lane Keep Assist (LKA) yang membaca garis-garis marka di jalan dan menjaga mobil untuk tidak keluar jalur. Lalu ada Blind-spot Collision-avoidance Assist (BCA) yang memberikan tanda peringatan apabila ada mobil di area blind spot kita.

Keempat mencakup Rear Cross Traffic Alert (RCTA) yang memperingati pengemudi saat keluar dari parkir, pada saat ada kendaraan atau pengguna jalan lain sedang melintas.

Fitur ini kurang lebih mirip seperti Toyota Safety Sense (TSS) yang ditemukan pada Toyota Avanza dan Toyota Veloz. Namun selain kedua mobil itu, sistem keselamatan aktif ini masih belum banyak digunakan di kelas LMPV.

Hyundai Blue Link

Fitur keunggulan terakhir yang ditawarkan oleh Stargazer adalah Hyundai Blue Link. Peranti ini pada dasarnya menghubungkan mobil dengan hp pemilik. Fungsi utama Blue Link adalah untuk memonitor kondisi mobil.

Contohnya adalah Stolen Vehicle Notification and Stolen Vehicle Tracking. Fitur ini beroperasi saat upaya pencurian kendaraan sedang terjadi dengan mengirimkan notifikasi ke telepon genggam pemilik. Setelahnya pemilik kendaraan dapat mengidentifikasi posisi terkini dari mobil mereka.

Adapun fitur ada Driving Information and Vehicle Health Report yang menyediakan laporan bulanan atas berbagai aktivitas dilakukan mobil. Lalu Vehicle Status Check/Notification akan membantu menginformasikan kondisi perawatan mobil dalam bentuk notifikasi pada aplikasi.

Bahkan Blue Link juga bisa membantu pengemudi yang berada dalam keadaan darurat, mencakup auto collision notification (ACN), tombol SOS/Emergency Assistance dan Roadside Assistance (RSA).

Lanjutkan Membaca ↓
Berita Terkini Selengkapnya