Sektor Otomotif Tumbuh, IPCC Bertekad Ciptakan Car Terminal Ecosystem

Oleh Redaksi Otosia pada 01 Jul 2022, 10:42 WIB
Diperbarui 01 Jul 2022, 10:42 WIB
IPCC Terminal Kendaraan (Otosia.com/Nazar Ray)
IPCC Terminal Kendaraan (Otosia.com/Nazar Ray)

Otosia.com PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC Terminal Kendaraan) akan menjadikan IIPC sebagai Car Terminal Operator menjadi Car Terminal Ecosystem. Hal ini sejalan dengan peluncuran logo baru perusahaan di Indonesia Kendaraan Terminal, Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (30/6/2022).

Logo baru IPCC tampak lebih segar dan visioner. Komposisi logo menampilkan sebuah simbol kemajuan ke depan beserta dengan tiga kata yang menyertai yaitu Pelindo sebagai induk usaha, Multi Terminal sebagai pilar usaha, dan IPCC Terminal Kendaraan sebagai identitas perusahaan.

Dengan semangat baru Beyond The Gate, IPCC akan mengoneksikan antar terminal pelabuhan untuk memperlancar pendistribusian kendaraan roda empat. Selain itu, IPCC akan mengembangkan ekosistem bisnis yang menghubungkan konektivitas darat dan laut.

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/nzr)

Next

"Dilihat secara sederhana car terminal ecosystem, ada bongkar muat, lalu pengiriman. Ada gate di dalam atau di luar terminal. Kalau di dalam ada terminal pelabuhan, kalau di luar ada agen pemegang merek, distribusi, sampai pengiriman kendaraan ke konsumen. Nah kita coba masuk semuanya. Kapasitas produksi mobil di Indonesia masih sisa lumayan, sisa besar. Seperti model baru dan mobil listrik mulai diproduksi. Ini peluang bagi kita untuk meningkatkan pengirman kargo," ujar Rio T.N Lasse, Direktur Utama IPCC Terminal Kendaraan.

Rio menambahkan, keinginan IPCC ke depan adalah memberikan total solution dengan mengintegrasikan aktivitas di ekosistem distribusi terminal untuk menciptakan efisiensi dan reliabilitas di sepanjang mata rantai bisnis otomotif.

Jumpa pers peluncuran logo baru IPCC Terminal Kendaraan (Otosia.com/Nazar Ray)

"Pada akhirnya akan dapat meningkatkan daya saing industri otomotif nasional kita. Di sisi lain, dengan perkembangan bisnis yang ada sudah saatnya IPCC mengepakkan sayap bisnisnya lebih jauh sesuai tema korporasi Beyond The Gate," lanjut Rio.

Next

Langkah strategis

Selain Tanjung Priok, IPCC juga telah membuka cabang di pelabuhan Belawan, Panjang, Gresik, Pontianak dan Makassar. Menurut Rio T.N Lasse, seiring dengan telah bergabungnya Pelindo 1,2,3 dan 4 dan kini menjadi Pelindo maka kian terbuka peluang untuk ekspansi bisnis bagi IPCC.

IPCC diharapkan mampu menghadirkan pengoperasian terminal kendaraan/ro-ro yang layak secara komersial di setiap area Pelindo, melakukan ekspansi bisnis kepelabuhan terkait lainnya yang layak secara komersial dan selalu ‘future ready’ baik secara organik maupun an-organik.

Next

"Untuk mewujudkan visi itu, IPCC telah menyiapkan 4 langkah strategi yaitu Integrasi, Ekspansi, Digitalisasi dan Koordinasi," ujarnya.

Selama masa pandemi, IPCC rata-rata mengirimkan 40 ribu unit kendaraan per bulannya, baik untuk pasar domestik maupun impor. Rio berharap penjualan otomotif di tanah air terus meningkat, sehingga pihaknya dapat menambah fasilitas terminal.

Next

"Total kapasitas kita bisa sampai 700 ribu unit kendaraan. Kita bisa double menampung kalau melihat trafik (penjualan otomotif) sekarang. Dengan perbaikan dan penambahan fasilitas, maka akan menimbilkan kepercayaan produsen kendaraan, sehingga ekspornya turut meningkat," pungkas Rio.

Next

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait

Berita Terkini Selengkapnya