Merawat Aki Sepeda Motor Biar Tidak Gampang Soak

Oleh Redaksi Otosia pada 02 Jul 2022, 13:20 WIB
Diperbarui 02 Jul 2022, 13:20 WIB
Ilustrasi memasang aki sepeda motor (powertronbatteryco.com)
Ilustrasi memasang aki sepeda motor (powertronbatteryco.com)

Otosia.com Aki memegang peranan yang sangat penting bagi kendaraan, termasuk sepeda motor. Aku berfungsi sebagai penyuplai sekaligus menyimpan arus kelistrikan yang digunakan untuk menyalakan sistem eletrikal pada sepeda motor, seperti sistem starter, pompa injeksi, penerangan, hingga pembakaran pada mesin.

Secara umum ada dua jenis baterai yang biasa dipakai pada sepeda motor, yakni aki basah dan kering. Aki yang pada umumnya digunakan motor injeksi saat ini adalah aki kering yang sifatnya bebas perawatan atau dapat juga disebut Maintenance Free (MF).

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/nzr)

Next

Perawatan aki kering lebih mudah dibandingkan dengan tipe aki basah dimana pengendara wajib melakukan pengecekan level ketinggian air aki, jika kurang harus ditambah sampai garis batas maksimal.

Lantaran fungsinya sangat vital, Riyadi Prihantono, Koordinator Manager After Sales & Motor Sports PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) membagikan tips perawatan aki secara rutin pada sepeda motor. Berikut kiatnya:

Next

1. Hindari menggunakan aksesori motor yang berlebihan terutama terkait kelistrikan. Saat ini tidak sedikit pemilik motor memakai aksesori berkaitan dengan kelistrikan dalam jumlah banyak, khususnya pada lampu-lampu. Ini membebani kinerja aki dan menggugurkan garansi resmi Yamaha.

2. Pastikan voltase aki baik tipe kering atau basah sesuai dengan standar tegangan pada buku manual. Jika di bawah angka yang disarankan pada buku manual, maka aki tersebut sebaiknya dicas kembali.

3. Cek kondisinya dan bersihkan kotoran atau kerak pada terminalnya.
Jika hal ini tidak dilakukan, maka aki dapat bermasalah atau biasa disebut soak sehingga akan menyebabkan terganggunya kinerja beberapa sistem. Bahkan menyebabkan sepeda motor tidak berfungsi atau mogok.

Next

4. Jangan memaksa pemakaian starter elektrik.
Jika motor susah dihidupkan, jangan memaksa penggunaan starter eletrik karena akan membuat aki soak. Sebaiknya cek kondisi motor terlebih dahulu atau kunjungi bengkel resmi terdekat untuk pengecekan lebih lanjut.

5. Saat tidak digunakan, pastikan kunci kontak motor dalam kondisi off. Jika kunci kontak pada posisi on saat mesin motor dalam keadaan mati, maka akan mengambil daya aki.

6. Motor jarang dipakai disarankan untuk tetap dipanaskan.
Jika motor jarang dipakai, usahakan sepeda motor untuk tetap dipanaskan atau digunakan jalan selama 10 - 15 menit meskipun motor tidak digunakan. Jika ditinggal lama, sebaiknya mencopot kabel negative pada aki agar aki lebih tahan lama.

Next

7. Menggunakan aki sesuai spesifikasi sepeda motor
Setiap aki pasti memiliki masa pakai, jika sudah mencapai masa tersebut maka aki wajib diganti. Karena meskipun dicas ulang, biasanya aki sudah tidak bisa menyimpan arus. Jika hal tersebut terjadi gantilah aki sesuai spesifikasi bawaan sepeda motor atau sesuai kapasitas yang dibutuhkan

"Namun, jika kondisi aki sudah menunjukan gejala soak, biasanya ditandai dengan starter yang lemah, kedipan lampu sein melambat, suara klakson kecil, bahkan layar speedometer menjadi buram atau mati total. Maka, penanganan pertama coba isi daya aki jika masih drop ganti aki untuk mencegah motor mati mendadak atau mogok saat digunakan," imbuh Riyadi.

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait

Berita Terkini Selengkapnya