Sirion Selalu CBU Malaysia, Daihatsu Indonesia Beri Penjelasan

Oleh Redaksi Otosia pada 05 Jun 2022, 08:45 WIB
Diperbarui 05 Jun 2022, 08:45 WIB
Daihatsu Sirion impor dari Perodua Malaysia (Otosia.com/Nazar Ray)
Daihatsu Sirion impor dari Perodua Malaysia (Otosia.com/Nazar Ray)

Otosia.com Status completely built up (CBU) pada mobil seperti Daihatsu Sirion membuat harganya berbeda dibandingkan dengan produksi dalam negeri.

Harga sendiri menjadi isu mengapa kemudian Sirion yang hadir di Indonesia tanpa fitur keamanan ASA.

Mengapa Sirion lagi-lagi CBU? Sri Agung Handayani, Direktur Marketing dan Direktur Corporate Planning & Communication PT Astra Daihatsu Motor (ADM), pun menjelaskan pertalian pertimbangan tersebut dengan di kondisi market di Indonesia.

"Investasi kita berdasarkan volume fokus pada passanger 75 - 25 (75% passanger car dan 25% commercial car). Di passanger fokus MPV dan SUV medium," buka Sri Agung Handayani. 

Video Paling Dicari saat Ini
 (kpl/nzr)

Next

Dari sana, volume produksi mereka untuk sendiri dan domestik termasuk Toyota serta ekspor dan fokus Gran Max. Penetapan berdasarkan market inilah yang membuat Astra Daihatsu masih impor Sirion.

"Akan tetapi kita lihat ke depan market satu produk itu sebab untuk investasi, kita harus punya nilai volume sendiri," ujarnya.

Sebelumnya, Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), coba memberikan gambaran akan market Sirion.

Jika melihat tren pasar dan bicara market, Sirion seperti dijelaskannya masuk ke dalam city car hatchback. Dulu, kata dia, jumlah pemain city car hatchback banyak. Namun, lambat laun tinggal beberapa brand saja yang bermain di segmen ini, termasuk Daihatsu.

"Kalau kita lihat dalam 2-3 tahun terakhir, penjualan di segmen city car hatchback ini sekitar 1.200-1300, rata-rata per bulannya sebesar itu. Kalau di pasar besar otomotif Indonesia, kita ambilah rata-rata 80.000 unit per bulan, berarti hanya 1.5% atau 1,75% saja. Jadi kecil sekali segmen ini," kata dia.

 

 

 

Next

Namun dengan jumlah pemain hanya 3 atau 4 kendaraan di segmen city car, Sirion punya fitur berlimpah dan lebih banyak dari brand lain, tetapi dengan harga on the road yang sangat kompetitif.

"Ini merupakan salah satu pricing strategy yang saya rasa cocok sekali karena diargetkan untuk keluarga muda dan anak muda yang kita tahu dari income levelnya seperti itu," ujarnya.

Tidak pelak jurus khusus diterapkan dalam hal promosi. Pihaknya pun menyiapkan aktivitas periklanan yang sesuai dengan tren saat ini.

"Trennya dunia metaverse. Sirion ini akan kita bawa ke dunia metaverse. Kita juga akan melakukan aktivitas-aktivitas pameran di kota-kota besar. Pamerannya kapan? Di Jakarta dimulai hari ini, dan mulai Juni dan Juli di kota-kota besar lainnya," kata dia.

 

 

Lanjutkan Membaca ↓
Berita Terkini Selengkapnya