Masih Banyak yang Salah, Ini Cara Membaca Dipstick Oli Mobil dengan Benar

Oleh Redaksi Otosia pada 30 Apr 2022, 10:30 WIB
Diperbarui 30 Apr 2022, 10:30 WIB
Dipstick oli mesin mobil (Otosia)
Dipstick oli mesin mobil (Otosia)

Otosia.com Penggunaan dipstick memang sudah dirancang oleh produsen mobil untuk memudahkan para pengendaranya. Penting untuk diketahui bagaimana cara pembacaan dipstick oli, hal ini bertujuan untuk mengetahui kualitas oli dan volume mesin. 

Artikel di bawah ini akan mengulas mengenai dipstick oli yang perlu Otolovers ketahui agar dapat merawat mobil dengan baik dan benar. Dikutip dari beberapa sumber, berikut adalah cara membaca dipstick oli.

 (kpl/ahm)

Mengenal Dipstick Mobil

Alangkah baiknya sebelum masuk pada pembahasan cara membaca dipstick, Otolovers dapat mengenali apa sebenarnya dipstick oli. Secara umum, dipstick mobil memiliki bentuk lingkaran pada area kepalanya dan berwarna terang seperti kuning, merah, atau putih.

Selain itu, material yang tersemat pada bagian batang dipstick menggunakan plat besi tipis dan ukurannya pun telah disesuaikan agar pas dengan posisi oli di dalam carter mesin. Di pasaran, part yang satu ini dijual dengan kisaran harga Rp100 ribuan. 

Cara Membaca Dipstick Oli

Sejatinya, oli yang menempel pada dipstick mobil dapat dianalisis bagaimana kualitas dan kuantitasnya. Secara umum, oli memiliki warna kuning kecoklatan dan bening. Namun, jika warna oli pada dipstick telah kehitaman dan sedikit keruh, berarti tandanya harus mengganti oli.

Oli di dipstick juga berguna untuk melihat volume dan takaran oli. Tidak hanya itu, kondisi volume mobil terbagi menjadi 3, yang di antaranya adalah:

  1. Oli Rendah (L)

Biasanya apabila posisi oli berada di bawah huruf L, berarti itu menandakan jika volume oli sedang low. Jika kalian menemui kondisi ini, sebaiknya menambah oli karena ada kemungkinan terjadi kebocoran atau rembes di sekitar area mesin

  1. Oli Normal 

Saat posisi batas oli berada di antara low dan full menandakan bahwa oli tidak ada masalah atau normal saja. 

  1. Oli Berlebih

Ketika posisi batas oli berada di atas full atau batas maksimum, ini berarti oli dalam keadaan berlebih dan harus sedikit dikurangi. Jika oli tidak dikeluarkan, maka akan mengganggu kinerja mesin karena poros mesin terendam oleh oli. 

Next

Cara Mengecek Oli Menggunakan Dipstick 

  1. Memarkir Mobil di Area yang Rata

Untuk mendapatkan hasil yang akurat saat membaca mobil menggunakan dipstick, sebaiknya Otolovers memarkirkan mobil di tempat yang rata. 

  1. Menghidupkan Mesin

Cara kedua yang dapat dilakukan adalah menyalakan mesin terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan saat mesin baru saja berhenti bekerja oli masih bersirkulasi sampai turun ke penampungan. Hidupkan mobil sejenak kemudian matikan dan tunggu selama 10 menit agar mesin kembali dingin. 

  1. Membuka Kap Mobil

Cara selanjutnya yang dapat Otolovers lakukan adalah dengan membuka kap mobil dan dilanjutkan dengan mencabut dipstick oli. Sebenarnya posisi dipstick di setiap mobil berbeda-beda, namun dapat dengan mudah ditemukan karena warnanya yang terang.

  1. Mencabut Dipstick 

Otolovers juga dapat langsung membaca kondisi oli saat dipstick dicabut. Kondisi ini dikarenakan oli yang menempel pada area dipstick bukan dalam kondisi riil. Pertama bersihkan dipstick terlebih dahulu kemudian celup dan angkat kembali, hasil itu yang dapat kalian baca karena kondisi oli yang akurat. 

Demikian, cara membaca dipstick oli mobil yang dapat Otolovers lakukan. Semoga dengan adanya artikel ini dapat bermanfaat dan membantu Otolovers semuanya. 

Penulis: Dien Muhammad Abizard

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait

Berita Terkini Selengkapnya