Honda HR-V Listrik Resmi Dijual di Cina, Apa Bedanya dengan Indonesia?

Oleh Redaksi Otosia pada 27 Apr 2022, 18:03 WIB
Diperbarui 27 Apr 2022, 18:03 WIB
Honda e:NS1 (carnewschina.com)
Honda e:NS1 (carnewschina.com)

Otosia.com All New Honda HR-V sudah meluncur di beberapa negara Asia Tenggara. Mobil ini pertama kali debut di Thailand, lalu Indonesia dan dalam waktu dekat akan dirilis di Malaysia.

Khusus Indonesia, Honda HR-V terbaru tidak tersedia dengan pilihan mesin hybrid. Setiap model disematkan mesin 1.500cc naturally aspirated dengan output 121 PS dan torsi 145 Nm.

Sedangkan tipe termahal RS dibenamkan mesin 1.500cc turbo yang menghasilkan tenaga 177 PS dan torsi 240 Nm.

 

 

Video Paling Dicari saat Ini
 (kpl/dit)

Next

PT Honda Prospect Motor (HPM) tidak menghadirkan mesin hybrid karena, menurut studi yang mereka lakukan, konsumen di Indonesia lebih menyukai mesin dengan bahan bakar konvensional.

"Untuk launching hari ini, kami belum menyediakan varian hybrid. Dari studi kami, mobil yang masih diinginkan konsumen itu menggunakan Internal Combustion Engine (ICE)," ujar Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director HPM, pada kesempatan lalu.

Next

HR-V BEV

Honda e:NP1 (paultan.org)

Di luar negara Asia Tenggara, Honda juga meluncurkan All New Honda HR-V di Cina. Melansir paultan.org, Rabu (27//4/2022), mobil ini tidak menggunakan mesin biasa atau pun hybrid, melainkan menjadi Battery Electric Vehicle (BEV).

Honda memberi dua nama yang berbeda untuk crossover ini. Pertama adalah e:NS1 yang resmi dijual oleh Dongfeng Honda, atau e:NP1 yang bakal dipasarkan oleh GAC Honda bulan depan. Tidak ada perbedaan signifikan antara kedua mobil ini.

Next

Dibanding Honda HR-V pada umumnya, Honda e:NS1 mempunyai beberapa keunikan dari segi tampilan. Mobil ini masih menganut desain mendasar HR-V terbaru, namun disematkan bodykit yang sedikit berbeda, pelek model jari-jari, dan atap berwarna hitam.

Paling mencolok adalah hilangnya grill depan, lantaran mobil listrik sudah tidak memerlukan ventilasi udara di depan. Sebagai gantinya Honda menjadikan area tersebut untuk tempat pengecasan e:NS1.

Sementara logo Honda di pintu bagasi dihilangkan untuk menyambungkan lampu LED bar yang memanjang.

Next

Teknologi

Interior Honda e:NS1 (carnewschina.com)

Interior Honda e:NS1 mempunyai desain tersendiri. Kabin berkelir hitam dan putih ini mendapatkan bentuk yang berebda, di antaranya speedometer berupa layar digital mengotak, tuas transmisi menjadi pencetan tombol, serta ambient lighting berwarna biru.

Namun bagian paling unik adalah head unit besar yang memanjang ke bawah, layaknya mobil Tesla. Layar besar ini berukuran 15.1 inci dan mempunyai banyak fungsi, mulai dari menampilkan informasi mobil hingga pengaturan AC.

Next

Teknologi keselamatan mobil ini tergolong lengkap. Fitur seperti Lane Keep AssistCollision Mitigation Braking System dan Adaptive Cruise Control sudah tersedia secara standar. Bahkan Honda menyematkan Driver Monitoring Camera untuk mengecek status kelelahan pengemudi.

Ilustrasi penggunaan head unit Honda e:NS1 (carnewschina.com)

Spesifikasi performa mobil ini cukup memadai. Honda e:NS1 dibekali motor listrik yang mempunyai output 182 PS dan torsi 310 Nm. Dengan baterai berukuran 53.6 kWh, SUV perkotaan ini diklaim bisa menempuh jarak sejauh 420 km dalam sekali pengecasan.

Next

Tidak hanya itu, ada model lain yang lebih kuat di mana motor listriknya menghasilkan tenaga 204 PS dengan baterai sebesar 68.8 kWh. Versi ini diklaim bisa melaju sejauh 510 km.

Untuk saat ini, Honda e:NS1 secara eksklusif hanya akan dijual di negeri tirai bambu. Honda belum mengungkapkan apakah crossover ini berpotensi dipasarkan di negara lainnya.

Next

Lanjutkan Membaca ↓
Berita Terkini Selengkapnya