Great Wall Kembali Patenkan 2 Model Baru di Indonesia, Salah Satunya Mobil King Kong?

Oleh Redaksi Otosia pada 12 Apr 2022, 12:10 WIB
Diperbarui 12 Apr 2022, 12:10 WIB
WEY Ballet Cat (autoevolution.com)
WEY Ballet Cat (autoevolution.com)

Otosia.com Merek mobil asal Tiongkok Great Wall Motors sudah mendaftarkan beberapa produknya di Indonesia. Mobil yang didaftarkan cukup bervariasi, mulai dari SUV keluarga Haval H6 hingga mobil listrik berdesain retro ORA Punk Cat.

Yang terbaru, Great Wall Motors lagi-lagi mematenkan modelnya di Indonesia. Hal ini tercatat pada Berita Resmi Desain Industri No. 12/DI/2022 di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkumham.

Ada dua mobil yang didaftarkan. Pertama pada nomor permohonan A00202200519 dan kedua pada nomor permohonan A00202200524. 

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/dit)

WEY Ballet Cat

Paten WEY Ballet Cat (DJKI Kemenkumham, autoevolution.com))

Paten mobil pertama diduga kuat sebagai WEY Ballet Cat. Melansir carnewschina.com, Senin (11/4/2022), mobil ini pada dasarnya adalah mobil listrik ORA Ballet Cat dengan desain dan interior yang berbeda.

WEY Ballet Cat mengusung styling layaknya mobil lawas tahun 1940-an. Mobil ini tampil unik melalui penggunaan desain yang telah lama ditinggalkan, seperti pelek model wires, kap mesin dan fender roda yang menonjol dan banyak lapisan krom.

Meski mengusung desain klasik, WEY Ballet Cat adalah mobil dengan fitur modern. Selain penggunaan lampu depan dan belakang LED, Ballet Cat sudah menggunakan rem cakram di belakang dan ada panoramic sunroof di atap.

Next

Interior WEY Ballet Cat (autoevolution.com)

Desain retro berbekal teknologi canggih berlanjut ke dalam interiornya. Mobil ini mempunyai desain kabin yang mencolok, layaknya mobil mewah tahun 1950-an. Namun ada juga sentuhan modern, seperti layar LCD besar untuk speedometer, head unit dan bagian penumpang depan.

WEY Ballet Cat mempunyai spesifikasi yang sama seperti ORA Ballet Cat. Lantas mobil ini disematkan motor listrik tunggal di depan (FWD) yang menghasilkan output 170 PS dan torsi 250 Nm.

Mobil ini diklaim sanggup menempuh jarak sejauh 500 km dalam sekali pengecasan dan mempunyai top speed sekitar 155 km/jam.

Mobil ini akan dijual dengan harga sekitar 200.000-250.000 Yuan atau Rp 450,8-563,6 juta (dengan kurs 1 Yuan = Rp 2.254,41).

Next

Great Wall King Kong Cannon

Paten Great Wall King Kong Cannon (DJKI Kemenkumham, autocar.co.nz)

Paten yang kedua menyerupai bentuk mobil pikap. Mobil ini kemungkinan besar adalah Great Wall King Kong Cannon.

King Kong Cannon mempunyai bahasa desain mirip dengan pikap dari Amerika Serikat, seperti penggunaan lampu depan dan grill yang besar, serta bentuk fender roda yang cukup menonjol keluar.

Yang unik, Great Wall menggunakan sepasang tarikan garis yang sama di bagian fender depan dan belakang. Selebihnya, pikap ini terlihat sederhana dengan penggunaan pelek model kipas berwarna single tone sebagai pelengkap bagian eksterior.

Next

Interior Great Wall King Kong Cannon (carnewschina.com)

Meski mengusung bodi utilitarian, kabin King Kong Cannon cukup modern. Mobil ini mempunyai desain dasbor cukup mewah, tidak seperti mobil pikap pada umumnya. Bahkan bagian speedometer sudah sepenuhnya menggunakan layar.

Great Wall King Kong Cannon tersedia dengan dua opsi mesin. Pertama adalah mesin 2.000cc turbo dengan tenaga 197 hp, sedangkan pilihan lainnya adalah jantung pacu 2.000cc turbo diesel yang menghasilkan tenaga 165 hp.

Seluruh tenaga mesin disalurkan ke roda belakang (RWD) melalui transmisi manual 6 percepatan atau transmisi otomatis 8 percepatan.

Great Wall membanderol King Kong Cannon dengan harga sekitar 100.000-130.000 Yuan atau Rp 225,4-293 jutaan.

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait

Berita Terkini Selengkapnya