Rasa Ingin Tahu dan Minat Masyarakat Indonesia Terhadap Mobil Listrik Meningkat

Oleh Redaksi Otosia pada 28 Feb 2022, 09:15 WIB
Diperbarui 28 Feb 2022, 09:15 WIB
Mobil listrik Hyundai Kona (Image Dynamics)
Mobil listrik Hyundai Kona (Image Dynamics)

Otosia.com Rasa ingin tahu dan minat masyarakat Indonesia terhadap kendaraan ramah lingkungan meningkat. Perilaku masyarakat Indonesia ini digambarkan melalui data Google Trends.

Berdasarkan laporan Year in Search 2021: Look back to move your marketing forward, minat penelusuran untuk "electric car" tumbuh 54%, melampaui peningkatan 33% pada 2020.

 

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/nzr)

Next

Pengemudi di Indonesia juga tertarik mencari informasi tentang dampak mereka terhadap lingkungan, dengan minat penelusuran untuk "emisi mobil" tumbuh 85%.

Pada saat yang sama, orang Indonesia juga terus mencari opsi perjalanan yang dapat memenuhi kebutuhannya, baik untuk berpetualang bersama teman-teman atau sekadar bepergian untuk beraktivitas bersama keluarga.

"Dengan semakin banyaknya orang yang menyukai aktivitas luar ruangan, minat penelusuran untuk "all-train vehicle" meningkat 40%. Minat penelusuran untuk "mobil atap terbuka," juga meningkat dua kali lipat karena konsumen ingin merasakan kemewahan," sebut laporan itu.

Next

Sementara untuk case study, Hyundai Indonesia ingin menjadi top-of-mind di industri kendaraan listrik (EV). Hyundai pun meluncurkan kampanye penelusuran untuk kendaraan listrik bertenaga baterai dan berhasil meningkatkan cakupan penelusuran untuk kategori kendaraan listrik dari 10% menjadi 50% dalam waktu 30 hari.

Untuk sepeda motor, terdapat peningkatan pada minat penelusuran terkait "motor chopper" sebesar 112, "motor keluarga" sebesar 32%, dan "motor touring" sebesar 21%.

Sedangkan "Sunmori", singkatan dari sunday morning ride, juga mengalami pertumbuhan minat penelusuran sebesar 88%. Istilah ini digunakan oleh komunitas sepeda motor yang senang berkendara bersama di hari Minggu pagi.

Lanjutkan Membaca ↓
Berita Terkini Selengkapnya