Biarkan Bagasi Terbuka saat Parkir untuk Cegah Pembobolan, Solusi atau "Bunuh Diri"?

Oleh Redaksi Otosia pada 23 Des 2021, 20:15 WIB
Diperbarui 23 Des 2021, 20:15 WIB
Bagasi mobil dibiarkan terbuka saat diparkir (istimewa)
Bagasi mobil dibiarkan terbuka saat diparkir (istimewa)

Otosia.com Para pengendara di San Francisco Bay Area, Amerika Serikat baru-baru ini mengundang perhatian publik lantaran aksi mereka yang tidak biasa. Mobil-mobil yang umumnya dikunci rapat, justru diparkir dengan bagasi dalam kondisi terbuka.

Merunut pemberitaan Oddity Central, Selasa (21/12/2021), tercatat bertebaran kasus pembobolan kendaraan dalam bulan-bulan terakhir di daerah San Fancisco dan Okland.

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/sdi)

Next

Pembobolan tersebut seringkali dilakukan dengan cara memecah kaca jendela atau dengan cara merusak bagian mobil.

Akhirnya, para pemilik kendaraan berinisiatif dengan membuka pintu bagasi mobil mereka selebar mungkin ketika diparkir. Mereka tinggal mengambil barang berharga dan tidak mengunci pintu sama sekali.

Cara ini bertujuan agar menunjukkan bahwa di dalam mobil tidak ada apa-apa atau pun menyimpan barang berharga, sehingga pencuri enggan menjarah isi mobil.

Next

Mencegah Perusakan Kaca Mobil

Selain itu, cara ini dinilai bisa mengurangi biaya untuk memperbaiki mobil karena kaca yang dipecah oleh pencuri. Seperti halnya pemilik mobil mempersilakan langsung si pencuri untuk melihat bahwa mobilnya biasa saja, tidak ada sesuatu apa pun di dalamnya.

"Tidak apa-apa di mobil saya dan mereka bisa melihat bahwa tidak ada yang bisa dibawa," kata pemilik bisnis di Oakland, Parisa Hemmat kepada Inside Edition, saat dia meninggalkan mobilnya dengan bagasi terbuka.

 

 

Next

Cara Lainnya

Sejak peningkatan kasus penjarahan isi mobil di San Fancisco sebanyak hampir 200% dibandingkan tahun lalu, menurut NBC Bay Area, setidaknya polisi bisa mengantongi 74 laporan pembobolan mobil setiap harinya.

Selain membuka pintu bagasi ketika diparkir, beberapa orang juga menggunakan cara unik yang hampir sama. Mereka menempelkan stiker bertuliskan "Gunakan pintunya", atau "Tolong jangan pecahkan kaca! Tidak ada apa-apa di dalam!" dengan tujuan untuk mencegah perusakan.

Next

Solusi atau Malah "Bunuh Diri"?

Tren yang mulai menjamur di kawasan Bay Area ini kemudian disoroti oleh pihak kepolisian setempat. Pemilik mobil yang membuka bagasi mobil atau tidak mengunci pintu mobil justru berisiko memicu kejahatan lain.

Ya, memang pencuri tidak akan memecahkan kaca jendela, atau tidak akan penasaran dengan isi di dalam mobil. Namun tidak bisa dipungkiri, mereka memiliki kesempatan untuk menjarah part mobil seperti ban serep.

 

Next

"Mereka bisa mencuri bateraimu dan banmu," terang mantan wakil kepala polisi San Francisco, Garret Tom kepada ABC 7.

Selain itu, ada peluang juga maling membuka komparmen pribadi yang berisikan alamat atau identitas pemilik mobil, sehingga mereka bisa menggunakannya untuk kejahatan.

"Mereka bisa masuk ke kompartemen sarung tanganmu dan menemukan di mana Anda tinggal. Ini adalah undangan untuk bencana," lanjutnya.

 

Next

Lanjutkan Membaca ↓
Berita Terkini Selengkapnya